Peninggalan Purbakala Ditemukan di Parkiran McDonald Malang

Tempat parkir ternyata jadi kuburan harta karun berharga. Contohnya penemuan Situs Ketawanggede di Kota Malang, Jawa Timur.

Peninggalan Purbakala Ditemukan di Parkiran McDonald Malang
Kompas.com
Arkeolog Universitas Negeri Malang, Jawa Timur, melihat situs Ketawanggede yang ada di areal McDonald s Kota Malang. Rabu (10/10/2012). 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG – Tempat parkir ternyata jadi kuburan harta karun berharga. Contohnya penemuan Situs Ketawanggede di Kota Malang, Jawa Timur.

Situs yang menyimpan yoni tanpa lingga, potongan atap miniatur candi serta pelandas tiang itu ditemukan di tempar parkir restoran cepat saji McDonald.

Dwi Cahyono, arkeolog Universitas Negeri Malang, mengungkapkan bahwa situs berfungsi sebagai tepat pemujaan warga Hindu sekte Siwa. Menurut Dwi, di situs yang ditemukan tahun 2012 itu pernah ada bangunan bercorak Hindu-Buddha dari masa kerajaan Singosari ataupun Majapahit.

Di tanah Eropa, contoh paling jelas bahwa tepat parkir menyimpan peninggalan berharga adalah temuan kerangka Richard III, wajah Inggris yang memerintah tahun 1483 - 1485 dan meninggal dalam pertempuran Pertempuran Bosworth Field selama Perang Mawar (War of the Roses).

Penemuan semula hanya berawal dari dugaan bahwa ada bangunan gereja di bawah lahan parkir dewan kota di Leicester. Gereja tersebut bernama gereja Greyfiars. Ilmuwan telah lama menduga bahwa di kerangka Richard III berada di gereja tersebut.

Dengan batuan radar, keberadaan gereja terkuak dan akhirnya sebuah kerangka ditemukan. Analisis tulang kerangka dan gigi serta genetik mengonfirmasi bahwa kerangka yang ditemukan adalah milik Richard III.

Dari penemuan kerangka, ilmuwan berhasil merekonstruksi wajah Richard III. Tak cuma itu, ilmuwan juga mengungkap karakter Richard III, menyatakan bahwa raja Inggris itu tak sekejam yang diduga, tampan, berlogat medok dan juga seorang "control freak".

Baru-baru ini, seperti diberitakan Livescience, Jumat (3/5/2013), ditemukan pula 13 kuburan kuno di parkiran kota Leicester. Arkeolog University of Leicester mengatakan bahwa kuburan itu berasal dari masa Romawi Kuno, kurang lebih tahun 300 Masehi.

"Tak biasanya sebanyak 13 kuburan ditemukan di satu lokasi selama penggalian baru-baru ini, berisi kerangka manusia dari beragam usia dan jenis kelamin, merepresentasikan beragam tradisi pemakaman," kata John Thomas, arkeolog yang memimpin penggalian.

Thomas mengungkapkan, makam yang ditemukan juga menunjukkan beragam tradisi pemakaman. Misalnya, arah makam yang beragam, timur ke barat hingga utara ke selatan. Ditemukan pula beragam aksesoris seperti cincin hingga jepit rambut.

Pada salah satu makam yang ditemukan, kerangka dijumpai membujur arah utara ke selatan. Bagian kepala tampak terpisah, ditempatkan di antara dua gerabah yang menjadi bekal bagi indivdu untuk menjalani kehidupan setelah kematian.

Makam yang lain menunjukkan makam seorang Kristen dimana kerangka menghadap ke timur dan memakai cincin bertuliskan "IX". tulisan tersebut mungkin menyatakan inisial Yesus dalam tradisi Yunani, Iota-Chi atau IX.

Banyaknya temuan tersebut menjadi indikasi bahwa peninggalan sejarah bisa ditemukan di lokasi yang tak terduga, salah satunya tempat parkir. Selain itu, tempat parkir yang merepresentasikan kota juga menunjukkan bahwa bagian bawah pun bisa menyimpan peninggalan sejarah berharga.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved