• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribunnews.com

Catat Ya! Besok Ada Gerhana Matahari Cincin

Kamis, 9 Mei 2013 13:24 WIB
Catat Ya! Besok Ada Gerhana Matahari Cincin
NET
Gerhana Matahari Cincin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Fenomena gerhana Matahari akan terjadi pada Jumat (10/5/2013) pagi besok. Beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami Gerhana Matahari Cincin (GMC) sementara beberapa wilayah lain hanya akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian (GMS).

Fenomena gerhana Matahari terjadi akibat posisi Matahari, Bulan dan Bumi yang segaris. Bumi menghalangi cahaya Matahari yang masuk ke Bumi. Tiga macam fenomena bisa terjadi, mulai GMC, GMS dan Gerhana Matahari Total (GMT).

GMT terjadi bila seluruh Bulan menutupi piringan Matahari. Sementara GMS terjadi bila hanya sebagian piringan Matahari yang tertutupi. GMC adalah yang terunik. Bayang-bayang Bulan yang menutupi permukaan Matahari tidak sampai ke Bumi. Matahari akan tampak seperti cincin api.

Pakar astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, mengatakan, "Fenomena kali ini adalah gerhana Matahari cincin. Tapi gerhana Matahari cincin hanya bisa dilihat di Pasifik. Indonesia akan mengalami gerhana Matahari sebagian."

Menurut Thomas, seluruh Indonesia, kecuali Sumatera Utara, bisa menikmati GMS kali ini. Hanya saja, durasi gerhana yang bisa disaksikan di setiap wilayah berbeda. Indonesia bagian timur punya peluang lebih besar untuk menyaksikan seluruh proses gerhana.

"Untuk wilayah Jawa, begitu Matahari terbit sudah mengalami gerhana. Wilayah Jawa tidak bisa melihat gerhana maksimum, hanya bagian akhir gerhana saja yang terlihat. Kalau Sulawesi, Maluku dan papua bisa melihat gerhana dari awal sampai akhir," papar Thomas.

Thomas saat dihubungi Kompas.com, Rabu (8/5/2013), mengatakan, "Jawa bagian barat akan menyaksikan gerhana sangat sebentar. Pukul 06.30 WIB, gerhana sudah benar-benar berakhir. Untuk wilayah papua, gerhana bisa disaksikan lebih dari satu jam."

Untuk menikmati GMS, Thomas mengatakan bahwa pelindung tidak diperlukan. "Kita akan melihat cahaya Matahari seperti biasa. Dengan kacamata hitam saja sudah membantu. Jadi ini berbeda dengan gerhana Matahari total yang kita harus memakai pelindung," jelasnya.

Untuk menyaksikan fenomena ini, syaratnya harus bangun lebih awal, terutama yang berada di wilayah barat Indonesia. Thomas mengungkapkan bahwa gerhana pasti bisa disaksikan kecuali terdapat awan atau hujan yang mengganggu pandangan ke langit.

Tahun 2013 ini, akan ada dua gerhana Matahari yang bisa dilihat. Gerhana Matahari berikutnya akan terjadi 3 November 2013 mendatang. Beberapa wilayah akan mengalami gerhana Matahari total sementara wilayah lain akan bisa melihat gerhana Matahari sebagian.

Editor: fajar anjungroso
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
1765751 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas