Senin, 22 Desember 2014
Tribunnews.com

Benarkah Menghisap Payudara Selamatkan Perempuan dari Kanker?

Sabtu, 19 Maret 2011 13:03 WIB

Benarkah Menghisap Payudara Selamatkan Perempuan dari Kanker?
ist
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pada hari Sabtu (19/3/2011) telah tersiar dari BlackBerry Messenger (BBM), mengenai cara pencegahan kanker payudara. Dalam BBM tersebut mengatakan kanker payudara bisa dicegah jika terus dihisap oleh pasangannya.

Dalam BBM tersebut, data tersebut diambil dari situs berita internasional BBC dan Departemen Kesehatan dari Inggris. Berikut isi BBM untuk mencegah kanker payudara dengan cara menghisap.

Dalam waktu dekat mungkin akan ada wanita yang mau membayar orang terutama pria untuk menghisap payudara mereka?

Dari sumber ini disebutkan, dokter menyarankan bahwa payudara wanita yg disedot secara teratur akan sangat bagus untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara.

Dikatakan pula bahwa pengisapan payudara secara teratur akan menurunkan tingkat risiko yang cenderung menyebabkan berkembangnya kanker payudara.

Payudara harus disedot sesering mungkin, hal ini dipercaya akan membantu perempuan melawan kanker payudara.

Bagi para pria, silakan melakukan bagian Anda, dan mulailah menghisap payudara wanita sekarang dan bagi para wanita silakan saja memulai terapi ini dan mempersilakan pasangan Anda untuk melakukan tugasnya tentunya anda harus merelakan hal itu !!!

Pesan ini dibuat oleh Departemen Kesehatan Inggris dengan tema "Melawan Kanker Payudara".

Kalau Anda percaya pada hasil penelitian ini maka ( para pria ) jujurlah bahwa anda tentunya akan senang maka patuhilah hasil penelitian ini.

Kalau perlu Anda bisa dengan rendah hati mengajukan diri untuk membantu para wanita demi membantu para wanita itu untuk menyelamatkan nyawanya dari ronrongan kanker.

Bolehlah Anda mengirim ini ke semua orang yang bertanggung jawab dan kepada para wanita agar bisa menyadari risiko tinggi ini. Ini entah benar atau tidak.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Widiyabuana Slay

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas