Sabtu, 20 Desember 2014
Tribunnews.com

Apa Beda Kejang Demam dan Epilepsi?

Minggu, 18 Maret 2012 07:27 WIB

Apa Beda Kejang Demam dan Epilepsi?
google.image
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Bila anak mengalami kejang, orangtua harus bisa membedakan antara kejang demam dan epilepsi. Karena keduanya berbeda termasuk cara mengatasinya. Penanganan tepat mencegah efek lain bila kejang berlangsung lama.

Menurut dr Nelly Amalia, spesialis anak, kejang adalah manifestasi klinis akibat lepasnya muatan listrik yang berlebihan di otak, dapat berupa gerakan tangan/kaki yang tidak terkendali, gangguan sensorik ataupun perilaku.

Kejang yang berulang tanpa penyebab dengan interval waktu lebih dari 24 jam disebut epilepsi. Terdapat bermacam-macam jenis antara lain bila kejang akibat infeksi susunan saraf pusat dan umumnya tidak berulang. Selain itu, bila kejang terjadi saat demam akibat proses di luar otak disebut kejang demam, kejang dapat sering berulang sampai usia 5 tahun.

"Bila kejang tanpa demam dan pernah berulang disebut epilepsi. Kejang dapat berulang kapan saja," katanya pada acara talkshow Cerdas Atasi Kejang Demam Si Kecil di Hotel Papandayan, Sabtu (17/3/2012).

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Tribun Jabar

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas