Jumat, 28 November 2014
Tribunnews.com

Sudah Disediakan, Ruang Laktasi di Tempat Umum Tak Diminati

Senin, 6 Agustus 2012 14:18 WIB

Sudah Disediakan, Ruang Laktasi di Tempat Umum Tak Diminati
ist
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Gumelar di dampingi Corporate Communication Director Sari Husada Arif Mujahidin saat meninjau ruang laktasi di terminal bus Tirtonadi Solo.

Laporan Wartawan Tribunnews, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meskipun di tempat umum sudah menyediakan ruang laktasi (menyusui) namun belum dimanfaatkan secara optimal. Ruang Laktasi ini sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah No 33 Tahun 2012 tentang ASI Eksklusif

"Di tempat-tempat umum mulai berkembang. Di bandara,  mall sudah disediakan  tapi enggak ada dipakai bahkan oleh pegawainya sendiri," tutur  Direktur Bina Gizi Kementerian Kesehatan Dr Minarto MPS.

Saat ini sudah nampak adanya kemauan pengusaha swasta. untuk memberikan ruang laktasi.  Untuk itu seharusnya utama lembaga pemerintah juga harus melakukan hal yang sama.

"Saat ini kami tengah melakukan sosialisi karena PP baru dikeluarkan  1 Maret. Tapi kami juga tengah melakukan ujicoba ke 40 kabupaten dan semua difasilitasi Kemenkes," katanya.

Untuk mengenalkan ruang laktasi Kementrian Kesehatan telah menyusun secara detail  mengenai besar bangunan, isi dalam bangunan yang harus ada tempat istirahat, ada tirai sehingga ada kulkas. Bahkan ditunjukkan dalam bentuk gambar.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Anita K Wardhani

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas