Selasa, 21 April 2015
Tribunnews.com

Lebih Parah Mana Selesma atau Flu?

Senin, 3 Desember 2012 13:02 WIB

Lebih Parah Mana Selesma atau Flu?
net

TRIBUNNEWS.COM - Musim penghujan biasanya ditandai dengan banyaknya orang yang batuk-pilek yang dalam dunia medis disebut selesma, sementara awam cenderung menyebutnya influenza atau flu. Padahal, selesma dan flu itu dua hal yang berbeda.

Flu yang ditandai dengan batuk-pilek juga disebabkan oleh virus influenza. Maka gejalanya biasanya disertai nyeri badan. Penderitaannya lebih hebat daripada selesma.

Apa penyebab selesma? Virus yang jumlahnya sekitar 200-an jenis. Namun, yang paling umum jadi biangnya selesma bernama rhinovirus.

Bagaimana gejalanya? Selesma ditandai dengan radang tenggorok. Juga ada bersin-bersin, pilek, hidung tersumbat, badan lesu, sedikit demam dan sakit kepala.

Berapa lama berlangsungnya? Biasanya antara 1 - 2 minggu. Kalau Anda terserang selesma, sebaiknya camkan nasihat para ahli ini: perbanyak mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya vitamin C karena vitamin ini akan mengurangi lamanya kita didera selesma.

Bila tidak disertai infeksi sekunder, orang yang sakit selesma biasanya sembuh sendiri, kok.

Apa bisa dicegah? Tentu bisa! Caranya sedapat mungkin hindari kontak dengan orang-orang yang sedang selesma.Makanlah makanan bergizi seimbang. Cukup istirahat. Sering cuci tangan agar tidak tercemar virus selesa, terutama saat hendak makan atau setelah bersalaman dengan orang yang sedang selesma.

Halaman12
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Intisari
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas