Minggu, 23 November 2014
Tribunnews.com

Permen Karet Cinta Bangkitkan Hasrat Seksual dalam 20 Menit

Rabu, 6 Februari 2013 02:29 WIB

Permen Karet Cinta Bangkitkan Hasrat Seksual dalam 20 Menit
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Permen karet pembangkit libido wanita sudah beredar dan digemari di Surabaya.

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Obat perangsang libido wanita jenis baru, berupa permen karet, ternyata sudah beredar di Surabaya dan sekitarnya.

Permen ‘cinta’ diburu para pasangan suami istri yang ingin meningkatkan keharmonisan rumah tangga. Meskipun kandungan permen masih ditelusuri oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), sejumlah pengguna mengakui ada efek luar biasa yang ditimbulkan permen ini.

Hanya dalam waktu 10-20 menit, permen ini dapat menghasilkan hasrat seksual yang tak terkendali dalam diri perempuan yang mengonsumsinya.

Permen karet khusus pembangkit gairah seksual ini sama persis dengan permen karet yang beredar di pasaran. Bentuknya pipih dan memanjang, dibungkus kertas timah. Tersedia pilihan rasa strawberry, mint, dan jeruk. Satu kotak berisi lima permen karet.

Kemasan permen ini beragam, di antaranya menampilkan gambar buah strawberry. Tidak tertera izin Dinas Kesehatan dan BPOM di kemasan. Penelusuran Surya (Tribunnews.com Network), satu kotak permen peningkat gairah seksual harganya Rp 75 ribu isi lima. Namun, ada juga distributor yang menjual Rp 125 ribu-Rp 150 ribu per kotak.

Harganya memang terbilang murah, tapi untuk mendapatkannya tidak lah mudah. Permen karet ini dijual di 'pasaran gelap' pada orang-orang tertentu yang sudah saling kenal. Perantara di Surabaya punya akses ke agen di Jakarta. Dari perantara inilah, permen menyebar ke banyak orang.

Surya memperoleh permen karet ini lewat kenalan via broadcast BlackBerry Messenger (BBM). Dia adalah Dini, seorang wanita yang bekerja di perusahaan kontraktor di Jakarta.

“Saya sudah mencoba sendiri permen karet ini, dan hasilnya tokcer,” katanya, pekan lalu.

Ia pun akhirnya tertarik memasarkannya lewat perdagangan online (e-commerce).

Barang tidak diperoleh langsung, karena Dini minta tenggat waktu dua hari untuk memesan permen itu dari agen di Jakarta. Permen itu kemudian dikirim menggunakan jasa perusahaan pengiriman cepat. Setelah dua hari, barang tersebut baru Surya terima.

Fenomena adanya permen karet cinta pun ramai menjadi perbincangan ‘panas’ di sejumlah grup BBM. Bagi para istri dan ibu-ibu yang sudah pernah mencoba, mereka  berbagi cerita di kantor maupun di komunitasnya, dan yang lain pun penasaran. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Surya

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas