Rabu, 26 November 2014
Tribunnews.com

Setelah Gigi Rusak Dicabut, Kapan Pemasangan Implan Gigi?

Rabu, 1 Mei 2013 21:13 WIB

Setelah Gigi Rusak Dicabut, Kapan Pemasangan Implan Gigi?
thenumber1.com

Pertanyaan Pembaca Tribunnews.com:

Dokter Anastasia,

To the point aja, ya.. Setelah gigi yang rusak dicabut, membutuhkan waktu berapa lama untuk dapat dipasang implan gigi? Dan, berapa biaya pemasangannya per gigi, Dok?
Terimakasih.. (Wilbeth)
                                
Jawaban:

Dear Bapak Wilbeth,

Terimakasih atas pertanyaan yang telah diberikan.

Bila syarat indikasi perawatan telah terpenuhi dan seluruh detail tahapan prosedural awal telah dilakukan, maka proses pemasangan gigi implan dapat segera dilakukan segera setelah pencabutan gigi dilakukan. Bahkan bisa diupayakan secara berurutan waktunya di detik setelah gigi di cabut, Bapak..

Seperti telah kita ketahui bersama, gigi implan (dental implants) adalah gigi tiruan yang terbuat dari bahan tertentu berteknologi tinggi yang berfungsi sebagai pengganti akar gigi asli yang hilang.

Umumnya menggunakan bahan logam, keramik, maupun polimer dan komposit yang dibuat sedemikian rupa dengan tehnologi tinggi sehingga dapat beradaptasi baik dengan jaringan tubuh dengan pengupayaan optimal agar reaksi penolakan alamiah tubuh bisa seminimal mungkin terjadi.

Melalui operasi, material implan diletakkan di dalam tulang rahang yang berfungsi sebagai jangkar bagi gigi penggantinya. Pemasangan implan dilakukan di dalam klinik, dalam keadaan bius lokal. Ada kalanya disertai kombinasi dari bius total yang lebih ringan (sedasi). Termasuk resep obat yang diberikan sang dokter dalam prosedur ini. Prosedur ini dilakukan dalam kondisi bebas sakit, setelah sebelumnya dilakukan prosedur pemeriksaan awal.

Setelah terbentuk ikatan antara implan dan tulang rahang, implan dapat menjadi penyangga yang kokoh bagi makhota buatan, protesa gigi tiruan jembatan, ataupun gigi palsunya. Prosedur ini dapat menggantikan satu atau banyak gigi tanpa mempengaruhi gigi di sebelahnya, dan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi orang yang kehilangan seluruh giginya.

Berdasarkan penempatannya dalam jaringan sesuai kondisi dan peruntukannya, implan terbagi atas:
 
-          Implan Subperiosteal,

Implan jenis ini dipasang di atas tulang alveolar, di bawah periosteum. Diperuntukkan dalam kondisi rahang dengan derajat penyusutan/atrofi yang besar. Tidak direkomendasikan untuk rahang atas.
 
-          Implan Endosteal

Merupakan jenis implan yang paling populer digunakan pada klien dengan kesehatan dan kepadatan tulang yang sesuai indikasi. Implan endosteal ditanam ke dalam tulang rahang melalui gusi dan periosteum. Sebagian tertanam dan terkait dalam tulang. Implan ini mempunyai tiga desain dasar yaitu blade, cylinder dan screw.Dalam implan endosteal diharapkan terjadi osseointegrasi yaitu penyatuan tulang dengan implan tanpa diperantarai jaringan lunak.
 
-          Implan Transosteal/Transosseous

Implan ini dipasang hingga menembus tulang rahang. Umumnya untuk rahang bawah.
 
Nah, berdasarkan waktu pemasangannya, implan dibedakan menjadi:

-          Implan Konvensional
Prosedur ini dilakukan dalam kondisi bebas sakit, setelah sebelumnya dilakukan prosedur pemeriksaan awal.

Setelah prosedur operasi selesai, akan terjadi proses penyembuhan selama 1 hingga 4 bulan, hingga terjadi proses osseointegrasi. Gigi sementara dapat dipasang segera setelah prosedur ini selesai.

Dokter akan membuat cetakan dan membentuk protesa mahkota gigi tiruan yang akan dipasang pada implan. Setelah pemasangan selesai, gigi akan mirip aslinya, kokoh dan dapat berfungsi sebagaimana seharusnya.

Rentang waktu konsultasi awal hingga gigi terpasang umumnya memakan waktu kurang lebih 4 hingga 6 bulan. Dengan variasi masa penyembuhan selama 3 hingga 9 bulan untuk proses penyatuan bahan implan dan tulang rahang, sebelum gigi tiruan bisa dipasang. Beberapa faktor mempengaruhi lamanya keseluruhan proses ini.

Di antaranya: kecepatan penyembuhan pada saat implan dipasang, perlu tidaknya upaya pencangkokan tulang, termasuk ada tidaknya komplikasi medis lain.

Menurut beberapa jurnal ilmiah yang tercatat bahwa perawatan jenis ini menunjukkan sekitar 95% tingkat kesuksesan dalam jangka waktu 10 tahun.
 
-          Teeth-in-an-Hour Implant

Implan dan gigi pengganti jenis ini dapat dipasang pada saat bersamaan. Keseluruhan proses dapat diselesaikan dalam waktu satu jam saja. Prosedurnya cepat dan aman dengan komplikasi minimal.

Prosedur ini lebih tidak invasif dan tidak sakit, sehingga membuat pasien dapat menghilangkan rasa takutnya. Cocok untuk pasien dengan kehilangan lebih dari satu gigi. Dapat dilakukan hingga belasan implan yang ditanam sekaligus dalam waktu satu jam dengan sangat sedikit gangguan terhadap rutinitas kehidupan sehari-hari.
 
Perawatan jenis ini memerlukan waktu penyelesaian sekitar 2 hingga 3 minggu. Tahapannya meliputi prosedur evaluasi Awal dan CAT (Computer Aided Tomography) Scan, Pengukuran Gigi, serta tahap terakhir penatalaksanaannya yakni: tindakan operasi. Penggunaan CAT Scan dan pemeriksaan yang teliti hasilkan implan yang terpasang dengan pas tanpa harus memodifikasi gigi yang bersebelahan.

Informasi tersebut setelahnya akan dikirim ke laboratorium. Kira-kira 2 minggu setelah konsultasi awal, gigi dan implan dapat dipasang sesuai dengan aturan yang berlaku. Keseluruhan proses dapat diselesaikan dalam 2 minggu. Namun, beberapa pasien mungkin memiliki kondisi tertentu yang memerlukan perhatian sebelum operasi tanam gigi dilakukan. Hal yang bisa saja kemudian memperpanjang waktu perawatan.

-          Instant Implant (Immediate Loading Dental Implants)
Pada jenis ini, mahkota gigi tiruan sementara dipasang pada hari yang sama dimana implan dipasang. Dan barulah sekitar 1 hingga 3 minggu setelahnya, gigi tiruan permanennya dipasang.
 
Asalkan kondisi tulang rahangnya sehat dan indikasinya tepat, pemasangan implan dan mahkota gigi tiruan pada kunjungan yang sama dengan teknik ini dapat diupayakan, Bapak.. Waktu yang dibutuhkan untuk perawatan ini sekitar 2 hingga 3 minggu saja.
 
Prosedur jenis ini tidak memerlukan waktu beberapa bulan masa penyembuhan seperti halnya pada tanam gigi konvensional, dan tidak memerlukan persiapan panjang dan teliti seperti halnya untuk jenis Teeth-in-an-Hour Implant.
 
Hal penting penentuan jenis perawatan ini yakni kualitas tulang rahang pasien yang harus bagus. Dapat diketahui dari foto Rontgen.

Kedua jenis perawatan yang saya sebutkan terakhir tersebut masih terhitung baru, Bapak.. Tetapi tingkat kesuksesan yang dicapai selama ini adalah sekitar 97% sampai 100%.

Terkait rincian besar biaya perawatan, akan saya jawab secara pribadi ke alamat email Bapak.
Demikian, Bapak.semoga jawaban saya dapat Bapak pahami dengan baik dan bermanfaat. Salam sehat dari saya untuk seluruh keluarga, yea..

D-smile, 29 April 2013   13:45 WIB

Editor: Agung Budi Santoso

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas