• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribunnews.com

Usia Anak Sudah Setahun, Mengapa Giginya Belum Tumbuh Sama Sekali?

Rabu, 1 Mei 2013 20:38 WIB
Usia Anak Sudah Setahun, Mengapa Giginya Belum Tumbuh Sama Sekali?
inteligentdental.com

Pertanyaan Pembaca Tribunnews.com:

 
Dokter Anastasia..
 
Anak ketiga saya perempuan berumur 1 tahun. Tetapi giginya belum tumbuh sama sekali. Padahal dari umur 10 bulan sudah muncul bentukan menonjol "mbrentul-mbrentul" pada gusinya, selayaknya bila pada gusi akan mulai tumbuh gigi, Dok..
 
Anehnya, sampai sekarang kok giginya belum tumbuh, ya Dok.. Mohon informasi..
Terima kasih..
 
Salam, Anastasia Anik Ariyanti (Solo)
 
Jawaban:
 
Dear Ibu Anik,

Terimakasih, yea. atas pertanyaannya.
 
Selayaknya keunikan raga - sukma setiap Buah Hati kesayangan kita, demikian pula halnya soal pertumbuhan gigi-geliginya.
 
Secara umum, gejala yang dapat diamati pada sang Buah Hati jelang erupsinya gigi biasanya ditandai oleh munculnya kebiasaan baru suka menggigit-gigit apapun yang menarik baginya, dan lebih banyak mengeluarkan air liur. Terkait puteri Ibu, saat kemunculan bentukan menonjol "mbrentul-mbrentul" pada gusinya selayaknya bila pada gusi akan mulai tumbuh gigi itu, apakah juga dibarengi kebiasaan baru tersebut, Ibu?
 
Kebiasaan baru yang saya maksudkan tersebut diakibatkan oleh sensasi rasa gatal dan tidak nyaman pada gusi si kecil. Pada beberapa kasus, sikap sang Buah Hati kadang juga berubah menjadi lebih rewel, bahkan bisa mengalami demam hingga 2-3 hari, serta menolak makan.
 
Terkait fase tersebut, secara umum termasuk kategori normal bila erupsi pertama dimulai pada kisaran usia 5-6 bulan, dan paling lambat di rentang usia 20-26 bulan.

Artinya, sebetulnya apa yang terjadi pada Buah Hati Ibu masih ada dalam rentang rata-rata normal jelang batas maksimalnya karena masih di fase usia 24 bulan (1 tahun). Tetapi karena si kecil adalah puteri ketiga Ibu, coba Ibu ingat kembali bagaimana riwayat pertumbuhan gigi-geligi kedua kakak si kecil terdahulu.
 
Karena erupsi gigi juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah sebagai berikut:

-          Kekuatan lidah yang bersandar pada area tempat tumbuhnya gigi pada gusi,

-          Sebagai bagian tidak terpisahkan dari proses pertumbuhan profil wajah sang Buah Hati kesayangan yang sudah pasti unik sifatnya,

-          Di bawah pengaruh adaptasi selular tulang alveolus dan jaringan pendukung gigi lainnya,

-          Aktivitas metabolisme umum, serta

-          Pertumbuhan akar gigi dimaksud. Meski perannya tidak terlampau signifikan karena terdapat beberapa anomali ketika gigi tetap bererupsi meskipun tanpa akar.
 
 
Meski demikian, perhatian khusus tetaplah perlu diberikan mengingat rentang batas erupsinya tersisa kurang dari dua bulan lagi, Ibu.. Mengapa? Karena dalam kondisi patologis tertentu, pemunculan gigi  dapat saja tertunda. Etiologis kejadiannya beragam. Diantaranya sebagai berikut:

a.      Kekurangan gizi.
b.      Pada kasus di mana sang Ibu menderita penyakit rubella sewaktu mengandung.
c.       Gangguan endokrin.
d.      Faktor keturunan.
e.      Idiopatik. Oleh suatu alasan yang tidak bisa dijelaskan secara gamblang.
 
Itulah mengapa, konsultasi langsung ke dokter gigi spesialis anak yang dipercaya di kota Ibu merupakan sebuah pilihan paling bijak, agar sedini mungkin dapat diantisipasi bila ditemukan anomali tertentu.
 
Demikianlah, Ibu. semoga penjelasan saya di atas dapat berikan manfaat bagi optimalisasi tumbuh kembang sang Buah Hati kesayangan. Salam sayang saya juga untuk kedua kakaknya, yea.. semoga kesehatan umum dan gigi-geligi serta rongga mulut mereka pun baik adanya.   Salam sehat saya bagi Ibu dan seluruh Keluarga di Solo. Berkah Dalem.
 
D-smile, 1 Mei 2013    17:54 WIB
 
 

Penulis: Agung Budi Santoso
0 KOMENTAR
1734572 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas