Waspada Demam Berdarah

Cara Lengkap Tangkal DBD dari Metode 3 M Plus, Pelihara Ikan hingga 'Nyamuk Raksasa'

Waspada demam berdarah dengue(DBD)didengungkan apalagi setelah ratusan pasien padati RSUD di beberapa daerah. Simak cara lengkap menangkal DBD.

Cara Lengkap Tangkal DBD dari Metode 3 M Plus, Pelihara Ikan hingga 'Nyamuk Raksasa'
Warta Kota/Nur Ichsan
ILUSTRASI: JENTIK NYAMUK DBD - Yusmanizar, Kader Jumantik, didampingi Diding Arsudin, Petugas DBD Puskesmas Tanahtinggi, Kota Tangerang sedang melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di tempat penampungan air milik warga di Rt 05/10, Kamis (8/5). Pemeriksaan dan pemberantasan sarang nyamuk Aedes Aegypti yang dilakukan secara intensif Ini dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran penyakit demam berdarah dengue yang saat ini tengah mewabah di wilayah ini seiring memasuki masa pancaroba seperti sekarang ini. Warta Kota/nur ichsan 

TRIBUNNEWS.COM - Waspada demam berdarah dengue (DBD) didengungkan apalagi setelah ratusan pasien padati RSUD di beberapa daerah.

Simak cara lengkap menangkal DBD

Mengutip Kompas.com, DBD disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Nyamuk tersebut mudah berkembang biak pada musim penghujan.

Untuk itu, masyarakat harus mencegah nyamuk berkembang biak dengan menjaga lingkungan yang bersih di dalam maupun luar rumah.

Cara gerakan 3 M Plus

Kementerian Kesehatan RI melalui siaran tertulisnya, Jumat (26/12/2014) lalu mengimbau masyarakat melakukan Gerakan Jumat Bersih untuk memberantas sarang dan jentik nyamuk.

Gerakan mencegah demam berdarah itu meliputi kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus.

Pertama yaitu menguras sejumlah tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es. Kedua, menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air.

Ketiga, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular demam berdarah.

Halaman
1234
Editor: Robertus Rimawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help