Bangun Kesadaran Pentingnya Sarapan Sehat, Indofood Gandeng Pergizi Pangan

kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya anak dan guru sekolah serta orang tua tentang manfaat sarapan

Bangun Kesadaran Pentingnya Sarapan Sehat, Indofood Gandeng Pergizi Pangan
ist

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia pada 7 April, Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) Indonesia bekerjasama dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) menyelenggarakan Pendidikan Sarapan Sehat yang bertemakan “Sarapan Sehat dan Jajanan Aman Menuju Generasi Sehat Berprestasi”.

Kegiatan ini ditujukan bagi 26.500 anak dan guru Sekolah Dasar SD), orang tua, mahasiswa dan dosen di 11 kota yakni Tangerang, Bandung, Tasikmalaya, Purwokerto, Wonogiri, Purwodadi, Sragen, Sidoarjo, Gresik, Malang dan Jember.

Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, Prof Dr Hardinsyah, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya anak dan guru sekolah serta orang tua tentang manfaat sarapan, tips sarapan sehat dan jajanan aman.

"Karenanya materi yang diberikan mencakup prinsip gizi seimbang, cuci tangan sebelum makan, makna dan manfaat sarapan, jenis dan contoh sarapan, tips membiasakan sarapan, dan tips memilih jajanan yang aman," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (11/4).

Berbagai studi menunjukkan masih banyak masalah penduduk di Indonesia salah satunya adalah anak sekolah yang tidak sarapan. Bahkan sebagian anak sekolah yang sarapan, belum memenuhi gizi sarapannya.

Padahal, sarapan sehat memiliki manfaat luar biasa yaitu membuat tubuh kuat, sehat, cerdas, dan bersemangat di pagi hari. Sebaliknya, tidak sarapan berdampak buruk terhadap proses belajar anak sekolah, menurunkan aktivitas fisik, menyebabkan kegemukan pada remaja dan orang dewasa serta meningkatkan risiko jajan yang tidak sehat.

General Manager Corporate Communications PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Stefanus Indrayana mendukung kegiatan ini karena Indofood ingin memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan gizi bangsa.
"Kami menyadari bahwa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan gizi seimbang, edukasi gizi yang terus menerus perlu dilengkapi dengan contoh penerpannya dalam menu sehari-hari,” katanya.

Penulis: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help