Apa Dongeng yang Terbaik untuk Kecerdasan Anak?

Saat bercerita, mau tak mau anak berusaha memerhatikan kalimat yang kita keluarkan, gambar di dalam buku, boneka di tangan kita, dan lainnya.

Apa Dongeng yang Terbaik untuk Kecerdasan Anak?
Istimewa
Dongeng anak 

TRIBUNNEWS.COM - Mendongengi anak? Pernahkah atau nyaris tidak pernah dilakukan.

Nah, bila ibu termasuk kelompok yang itu, sebaiknya mulai saat ini rutin mendongengi anak. Sebab, mendongeng tidak sekadar bercerita, tapi juga aktivitas yang dapat mencerdaskan anak.

Lewat mendongeng, berbagai informasi masuk ke dalam otak anak. Untuk menerima, menangkap, memahami, dan menyimpannya di memori, otak anak harus bekerja lebih aktif.

Jika otak anak lebih aktif bekerja, stimulasi kecerdasan pun akan berlangsung. Simpul-simpul saraf di otak kian banyak tersambung sehingga kecerdasannya lebih berkembang. 

Mendongen juga dapat mengasah fokus dan rentang perhatian anak. Saat bercerita, mau tak mau anak berusaha memerhatikan kalimat yang kita keluarkan, gambar di dalam buku, boneka di tangan kita, dan lainnya.

Apalagi jika kita melakukan tanya jawab dari cerita yang kita dongengi. Semua ini akan membuat anak menarik perhatiannya. Kemampuan memerhatikan sangat baik untuk melatih kemampuan lainnya seperti kreativitas, ketangguhan, memahami bahasa, dan lainnya. 

Inspirasi Dongeng untuk Anak 

Ibu bisa mendapat bahan untuk mendongeng/storytelling dengan alat peraga yang mudah, yang ada di rumah. Agar kecerdasan moral anak berkembang, sisipkan pesan lewat mulut para tokoh cerita.

Bisa menggunakan alat peraga dari koleksi boneka-boneka hewan milik si kecil. Hewan-hewan yang menjadi tokoh cerita, bisa diganti sesuai koleksi boneka yang ada. Belum punya inspirasi mendongeng? Berikut beberapa contoh mendongeng yang dapat dicoba: 

1. Sigung yang Iseng dan Pak Kelinci

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help