Ternyata Ini Penyebab Tingginya Angka Obsesitas

Obesitas dapat mengganggu keseimbangan hormon dan fungsi tubuh sehingga meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit degeneratif

Ternyata Ini Penyebab Tingginya Angka Obsesitas
IST
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Chairman Herbalife Nutrition Institute and Nutrition Advisory Board Dr David Heber  mengatakan, faktor terbesar penyebab obesitas di suatu negara adalah masih minimnya kesadaran masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat melalui asupan nutrisi dan aktivitas fisik.

Padahal obesitas dapat mengganggu keseimbangan hormon dan fungsi tubuh sehingga meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit degeneratif seperti jantung koroner, stroke, diabetes hingga penyakit kanker.

"Cara mengetahui tingkat obesitas seseorang adalah dengan mengukur Indeks Massa Tubuh (Body Mass Index/BMI)," katanya  di sela-sela Welness Tour 2017 di Yogyakarta belum lama ini..

Untuk mencapai kesehatan optimal, kata dia BMI rata-rata menurut WHO (World Health Organization) di kisaran 18,5 sampai 24,9 kg/m2. Sementara, seseorang dikatakan menderita obesitas jika indeksnya massa tubuhnya di atas 30 kg/m2.

Wellnes Tour 2017 dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti temuan survei yang menyatakan 71 persen responden hanya memakan 1-2 porsi buah per hari atau jauh dari jumlah yang seharusnya dianjurkan yakni 5 porsi per hari.

Lalu, sebanyak 57 persen responden tidak minum cukup air sesuai rekomendasi 8 gelas per hari dan lebih dari setengah atau 54 persen responden melakukan aktivitas fisik kurang dari satu jam, bahkan 11 persennya tidak melakukan aktivitas fisik apapun.

Sepertiga dari total responden mengatakan mereka memiliki faktor penghambat untuk menjalani pola hidup sehat dengan gizi seimbang dimana sebanyak 46 persen responden menyatakan mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk menjalani pola hidup sehat.

Sebanyak 41 persen beralasan kekurangan motivasi, 40 persen mengatakan kekurangan biaya untuk menjalani pola hidup sehat dengan gizi seimbang.

Alasan lainnya adalah tidaknyaman menjalani pola hidup sehat 34 persen dan sebanyak 26 persen responden mereka mengaku kekurangan informasi mengenai praktek pola hidup sehat.

Pada kesempatan yang sama, Herbalife Indonesia meluncurkan Herbalife Aloe Concentrate (HAC) Varian Rasa Mangga.

Varian baru ini diluncurkan untuk melengkapi varian HAC yang sudah dipasarkan sebelumnya dengan rasa original.

Varian baru HAC ditujukan untuk menyambut tinginya antusiasme konsumen atas produk-produk Herbalife dan  memberikan pilihan rasa khas kawasan tropis bagi konsumen produk ini di Indonesia.

Senior Director & Country General Manager Herbalife Indonesia Andam Dewi mengatakan Herbalife Aloe Concentrate HAC merupakan salah satu produk unggulan Herbalife yang dikembangkan berdasar ilmu pengetahuan yang teruji secara klinis HAC diformulasikan rendah kalori dan bermanfaat untuk memberi rasa nyaman pada pencernaan serta mendukung kesehatan pencernaan.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help