Bahaya di Balik Sabun Bersifat Antibakteri dan Antijamur

enelitian terbaru menunjukkan jika bahan-bahan yang digunakan untuk membentuk sabun dan pasta gigi ternyata menyebabkan resistensi antibiotik

Bahaya di Balik Sabun Bersifat Antibakteri dan Antijamur
Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM – Penelitian terbaru menunjukkan jika bahan-bahan yang digunakan untuk membentuk sabun dan pasta gigi ternyata menyebabkan resistensi antibiotik dan memicu menyebarnya superbug.

Adalah triklosan yang menjadi biang itu semua.

Periset menemukan bahwa bahan kimia yang ditemukan di sabun, pasta gigi, dan produk pembersih itu bisa membuat bakteri lebih kebal terhadap antibiotik.

Sebuah penelitian baru di Inggris menemukan bahwa bakteri yang terpapar triklosan bisa menjadi lebih tahan terhadap kelompok antibiotik yang dikenal sebagai kuinolon.

Kuinolon adalah antibiotik umum yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih, sinusitis, bronkitis, dan pneumonia.

Peringatan tersebut datang hanya setahun setelah penggunaan triclosan dalam sabun antibakteri dilarang oleh Food and Drug Administration (FDA) AS.

Apa itu triklosan?

Triklosan adalah bahan 'aktif' dalam banyak sabun dan produk pembersih yang diklaim memiliki sifat antibakteri dan antijamur.

FDA melarang produk kimia dari produk konsumen setelah ilmuwan mengungkapkan bahwa tidak ada gunanya membunuh kuman selain menggunakan air panas dan sabun biasa.

Meski begitu, bahan ini masih bisa ditemukan di berbagai produk rumah tangga, termasuk sabun, pasta gigi dan mainan anak-anak.

Halaman
123
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved