Benarkah Konsumsi Gula Sama Saja Beri Makanan untuk Sel Kanker?

Anda mungkin pernah mendengar bahwa ' gula memberi makanan bagi sel kanker', membuat pertumbuhannya lebih cepat.

Benarkah Konsumsi Gula Sama Saja Beri Makanan untuk Sel Kanker?
net
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM - Anda mungkin pernah mendengar bahwa ' gula memberi makanan bagi sel kanker', membuat pertumbuhannya lebih cepat.

Atau 'menghilangkan gula bisa membuat sel kanker kelaparan atau mencegah pertumbuhannya'. Benarkah pernyataan tersebut?

Klaim bahwa gula memberi makanan bagi sel kanker memang benar dalam arti sempit - dan mungkin tampak menakutkan. Namun tentu saja, hal ini tidak sepenuhnya benar.

Kenyataannya adalah bahwa selain bagi sel kanker, gula juga memberi makanan bagi sebagian besar sel dalam tubuh yang sangat penting untuk aktivitas sehari-hari kita.

Bentuk gula paling sederhana adalah gula molekul tunggal, seperti glukosa dan fruktosa. Ini bisa bersama-sama membentuk gula yang lebih kompleks seperti gula meja (sukrosa).

Semua karbohidrat juga mengandung gula. Artinya, makanan yang kita anggap tidak manis - seperti kentang, pasta, biji-bijian - akhirnya dicerna menjadi gula sederhana di dalam tubuh kita.

Gula memainkan peran penting dalam mendorong sel tubuh. Glukosa, baik dimakan langsung atau hasil cerna dari karbohidrat, sangatlah penting untuk fungsi sel.

Inilah kunci kebenaran terkait kekhawatiran seputar gula dan kanker. Benar, gula memberi makanan bagi sel kanker.

Namun gula menjadi bahan bakar yang sama bagi semua sel lainnya dalam tubuh kita.

Tubuh kita tidak dapat mendikte sel mana yang mengirimkan energi dan sel mana yang tidak.

Halaman
1234
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help