Ibu Hamil dan Bayi Kurang Gizi Berimbas ke Masa Depan Anak

Peran serta orang tua terutama ibu sebagai sosok utama dalam menentukan baik atau tidaknya kualitas gizi pada anak

Ibu Hamil dan Bayi Kurang Gizi Berimbas ke Masa Depan Anak
KOMPAS IMAGES/IRA RACHMAWATI
Balita yang memilki masalah status gizi saat monitoring kesehatan di Puskesmas Singotrunan Banyuwangi. 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI -  Tingginya angka anak yang menderita gizi buruk di Indonesia, terutama stunting menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh semua pihak.

Peran serta orang tua terutama ibu sebagai sosok utama dalam menentukan baik atau tidaknya kualitas gizi pada anak.

Waila Ningsih, Manajer CSR - Kesehatan dan Nutrisi Berkelanjutan Danone Indonesia mengatakan sampai sekarang masih banyak ibu hamil dan anak yang tidak memiliki kecukupan gizi yang baik.

"Padahal jika dibiarkan hal tersebut dapat berdampak pada masa depan mereka," kata Waila dalam keterangan pers, Kamis (10/7/2017).

Untuk itu diperlukan pembekalan gizi dan kebersihan oleh praktisi kesehatan melalui Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kelas gizi keluarga dengan berbagai topik.

Sarihusada bersama Rumah Zakat melalui program Rumah Bunda Sehat mendidik para ibu agar menjadi Bunda Duta Gizi yang menyebarkan pesan pentingnya gizi dan kesehatan  anak dan ibu hamil di lingkungan.

“Program Rumah Bunda Sehat yang telah melahirkan Bunda Duta Gizi adalah salah satu bentuk dukungan nyata kami beserta Sarihusada ke pemerintah daerah” Jelas Nur Efendi, sebagai CEO dari Rumah Zakat

Melalui program Rumah Bunda Sehat, kami juga melakukan pemberdayaan ekonomi wanita diantaranya melalui kegiatan pengembangan usaha makanan sehat serta usaha kain perca.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help