Apa Saja Makanan yang Perlu Dihindari Si Kecil Hingga Usia 3 Tahun?

Sebagai anak yang tumbuh dan berkembang, Mama pasti dengan senang hati memberikan berbagai jenis makanan.

Apa Saja Makanan yang Perlu Dihindari Si Kecil Hingga Usia 3 Tahun?
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebagai anak yang tumbuh dan berkembang, Mama pasti dengan senang hati memberikan berbagai jenis makanan.

Namun, tidak semua makanan aman untuk si kecil. Usia dan perkembangannya harus menyesuaikan apa yang ia makan agar cocok dan tidak tersedak. Berikut beberapa makanan yang dihindari anak dan perlu Mama perhatikan.

Usia 1 – 2 tahun 
Pada usia ini sebaiknya Mama menghindari memberinya susu rendah lemak. Sebab, pada usia ini justru anak membutuhkan lemak dan kalori susu untuk tumbuh kembangnya.

Sementara jika anak memang cenderung untuk mengalami peningkatan berat badan, ada baiknya mencegah terlalu banyak asupan susu tinggi lemak.

Mama perlu memberinya makanan dengan potongan agak besar karena ukuran kecil dapat membuatnya tersedak.

Potong buah dan sayur dengan ukuran agak kecil sebelum disajikan.

Begitu pula dengan daging dan aneka jenis makanan lainnya. Hindari makanan yang bertekstur keras karena dapat terjebak dalam sistem pernapasan dan menyebabkan infeksi.

Usia 2 – 3 tahun
Meski ia sudah semakin lancar saat makan, ada baiknya Mama tetap memerhatikan saat ia makan.

Hindari makan dengan berjalan, menonton televisi atau kegiatan lain yang membuatnya kurang fokus terhadap makanannya.

Di usia ini juga sebaiknya tidak memberi makanan yang kecil dan bertekstur keras seperti kacang.

Selain masalah keamanan, makanan yang dihindari anak juga perlu memerhatikan faktor alergi.

Mama perlu mencoba memberikan makanan yang dapat memicu alergi sejak awal namun secara bertahap seperti telur, kacang dan ikan.

Jika terlihat alergi, Mama bisa menghentikan sejenak dan bisa memperkenalkannya di kemudian hari. Ada baiknya Mama mengenalkan semua jenis makanan terlebih dahulu sebelum melihat alergi yang muncul.

Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help