Pertimbangkan Lagi sebelum Putuskan Rajah Tato di Anggota Tubuh

Perempuan yang telah 15 tahun menghiasi tubuhnya dengan tato itu segera memeriksakan dirinya ke rumah sakit

Pertimbangkan Lagi sebelum Putuskan Rajah Tato di Anggota Tubuh
TRIBUN PONTIANAK/Anesh Viduka
Peserta lomba tato sedang mentato modelnya pada perlombaan tato yang digelar dihari ke-2 perhelatan Pekan gawai Dayak ke-32 di rumah Radakng, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (21/5/2017) siang. PGD yang berlangsung sejak 20-27 Mei ini dimeriahkan oleh beragam acara menarik seperti upacara adat, display budaya,lomba permainan dan olahraga tradisional, lomba seni rupa, pementasan dan pertunjukan seni, peragaan busana dan pemilihan bujang dara gawai Kalbar 2017, serta pameran kerajinan rakyat khas dayak dan pameran makanan tradisional dayak. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

TRIBUNNEWS.COM - Perempuan yang telah 15 tahun menghiasi tubuhnya dengan tato itu segera memeriksakan dirinya ke rumah sakit Royal Prince Alfred, Sydney, Australia.

Dilansir dari Dailymail.co.uk, dianogsis awal dokter yang memeriksanya yaitu adanya benjolan yang muncul di dekat ketiak.

Tanda itu biasa dikaitkan dengan gejala umum kanker limfoma alias kanker kelenjar getah bening.

Meski begitu, dokter tak menemukan gejala limfoma yang lain seperti demam, penurunan berat badan, keringat berlebih, atau gatal.

Ketika dokter memperbesar getah bening dengan alat scan, dokter menemukan sistem imun perempuan bereaksi terhadap pigmen hitam dari tato yang dimilikinya selama 15 tahun.

Baca: Kazuo Ishiguro Tak Begitu Dikenal di Jepang Tapi Malah Dapat Nobel

Dokter melakukan operasi untuk mengambil getah bening dari ketiak perempuan dan menemukan kumpulan sel yang berisikan tinta hitam.

Akan tetapi, para dokter tidak memiliki alasan kuat mengenai pemicu reaksi tinta tato setelah 15 tahun kemudian.

Salah satu dokter spesialis hematologi yang menangani perempuan tersebut, dr. Bryant menuturkan, terakhir kali melihat perempuan tersebut, dia tidak lagi menanggung masalah besar dengan getah beningnya.

Bryant menambahkan, ia juga tidak tahu bagaimana benjolan getah bening tersebut dapat terjadi.

Biasanya reaksi alergi terhadap kandungan tinta akan muncul tak lama setelah tato dilukiskan.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help