Penglihatan Bisa Buram Kembali setelah Operasi Katarak? Ini Penjelasannya

Banyak orang awam menyebut kondisi ini sebagai katarak sekunder, meski katarak tidak akan bisa terjadi kembali setelah dioperasi.

Penglihatan Bisa Buram Kembali setelah Operasi Katarak? Ini Penjelasannya
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
OPERASI KATARAK - Tim dokter Rumah Sakit TNI AL (RSAL) dr. Ramelan Surabaya melakukan operasi katarak, Selasa (25/4). Kegiatan bakti sosial operasi katarak yang diselenggarakan kerjasama RSAL dr Ramelan dengan International islamic Charity Organization (IICO) Kuwait dan Yayasan Baitul Al-Khoiriyah tersebut diikuti sekitar 400 warga yang tidak mampu. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM - Satu-satunya penanganan untuk penyakit katarak adalah operasi katarak untuk mengganti lensa alami mata yang sudah keruh menjadi lensa buatan. Namun, penglihatan bisa menjadi keruh kembali pascaoperasi.

Banyak orang awam menyebut kondisi ini sebagai katarak sekunder, meski katarak tidak akan bisa terjadi kembali setelah dioperasi. Dokter Rita Polana, SpM berkata bahwa yang istilah yang tepat adalah kekeruhan kapsul posterior (PCO).

Dijelaskannya dalam acara diskusi kesehatan mata yang digelar oleh RS Pondok Indah Group yang diadakan Jumat (6/10/2017), PCO terjadi ketika membran atau kapsul yang menjadi tempat lensa buatan mengalami penebalan dan menjadi keruh. Akibatnya, sinar cahaya yang masuk ke mata terganggu dan penglihatan menurun tajam.

“Jadi, di pinggir lensa itu ada sel yang memberikan nutrisi. Meskipun kita sudah sedot-sedot selnya (ketika operasi katarak), kalau ketinggalan satu sel, dia akan memperbanyak diri dan menyusup-nyusup di antara lensa tanam sehingga terjadi kekeruhan,” ujarnya.

Hal ini, kata Rita, biasanya terjadi dalam dua tahun setelah operasi katarak, walaupun ada beberapa kasus yang langsung terjadi dalam hitungan bulan.

Untuk menangani PCO, dokter spesialis mata akan melakukan tindakan YAG Laser Capsulotomy.

Dalam prosedur noninvasif ini, dokter akan memakai lensa khusus untuk mengaplikasikan sinar cahaya merah ke kapsul lensa. Laser kemudian akan diarahkan untuk membuat lubang di tengah kapsul yang dapat membiarkan cahaya masuk dengan baik.

“Terus sisanya ke mana? Nanti dia akan mengkerut dan diresap oleh tubuh kita,” kata Rita.

Setelah melakukan tindakan laser, penglihatan pasien akan tetap kabur selama beberapa jam karena pupil masih berdilatasi. Oleh karena itu, pasien tidak diperbolehkan untuk menyetir tindakan.

Dokter juga akan memberikan obat radang yang harus dikonsumsi selama satu hingga dua minggu. Pakailah obat tersebut sesuai anjuran dokter dan lakukan kontrol sesuai jadwal, setidaknya setahun sekali.

Kontrol ini sangat diperlukan untuk mengetahui ada atau tidaknya komplikasi akibat tindakan laser. Komplikasi termasuk terbentuknya lubang-lubang kecil atau pitting pada lensa tanam, edema atau pembengkakan kornea karena cairan bertambah, pendarahan pada iris mata, meningkatya tekanan intraokular, edema makula, dan pelepasan retina.

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Kenapa Penglihatan Bisa Buram Kembali setelah Operasi Katarak?

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help