Keterbatasan Waktu Menjadi Masalah Utama Orang Indonesia Terapkan Gaya Hidup Sehat

Indonesia menjadi negara yang masyarakatnya paling optimis dalam menghadapi pertambahan usia

Keterbatasan Waktu Menjadi Masalah Utama Orang Indonesia Terapkan Gaya Hidup Sehat
Istimewa
Chief Health and Nutrition Officer Herbalife Dr. John Agwunobi dan Country General Manager Herbalife Indonesia Andam Dewi saat Wellness Tour 2017 sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nutrisi seimbang sebagai bagian dari gaya hidup aktif dan sehat di kawasan Asia Pasifik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  – Sembilan dari 10 responden di Asia Pasifik peduli terhadap permasalahan kesehatan yang diakibatkan bertambahnya usia.

Indonesia menjadi negara dengan mayoritas respondennya (90 persen) setuju dengan menerapkan gaya hidup sehat dapat membantu mereka tetap sehat dalam menghadapi bertambahnya usia.

Indonesia menjadi negara yang masyarakatnya paling optimis dalam menghadapi pertambahan usia.

"Disusul kemudian oleh Filipina dan India. Mereka sangat yakin menghadapi penuaan dengan kondisi yang sehat dan bugar,” ujar Chief Health and Nutrition Officer Herbalife Dr John Agwunobi di sela-sela Wellness Tour 2017  di Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Survei bertajuk Asia Pacific Healthy Aging Survey ini melibatkan 6.000 responden berusia 40 tahun ke atas dari Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Dr. John adalah mantan Pejabat teras di Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat.

Baca: Kiat-Kiat Sukses Bagi yang Memiliki Gaya Hidup Aktif

Namun, kata dia masyarakat Indonesia menyatakan bahwa keterbatasan waktu (51 persen) sebagai penghalang utama dalam menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Selain itu, sebanyak 46 persen responden mengatakan enggan manerapkan gaya hidup sehat karena minimnya motivasi.

"Dan 33 persen responden masih beranggapan bahwa menerapkan gaya hidup sehat membutuhkan biaya yang tidak murah,' katanaya.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help