Dalam Kurun Waktu 10 Minggu, 35 Juta Anak Dapat Imunisasi Campak Rubella

Di akhir periode Kampanye imunisasi MR pada 14 Oktober, total 35.141.969 anak mendapat imunisasi

Dalam Kurun Waktu 10 Minggu, 35 Juta Anak Dapat Imunisasi Campak Rubella
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Petugas medis memberikan suntikan imunisasi Measles Rubella (MR) atau campak dan rubella kepada murid SDN Kompleks IKIP di Sekolah tersebut Jl Ap Pettarani, Makassar, Selasa (22/8). Imunisasi gratis tahap pertama tersebut ditujukan untuk anak-anak usia sekolah maksimal 15 tahun sedangkan tahap selanjutnya, imunisasi MR akan dilaksanakan pada September 2017 untuk balita. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam kurun waktu 10 minggu, Pemerintah Indonesia, didukung oleh UNICEF, WHO, GAVI, PMI, dan organisasi-organisasi mitra, telah melaksanakan kampanye imunisasi terbesar dalam sejarah Indonesia untuk mencegah penularan penyakit Campak dan Rubella.

Di akhir periode Kampanye imunisasi MR pada 14 Oktober, total 35.141.969 anak mendapat imunisasi, artinya target yang ditetapkan telah tercapai hingga 100%.

Kampanye yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada Agustus tahun ini, melampaui target cakupan 95 % untuk Fase 1. Suksesnya fase pertama ini adalah buah dari kerjasama petugas kesehatan, pemimpin masyarakat, petugas mobilisasi sosial dan ribuan kader kesehatan di penjuru Pulau Jawa.

Dari tingkat nasional hingga ke tingkat desa, dari sekolah hingga ke rumah, mereka bekerja sama untuk memastikan semua keluarga mendapat informasi tentang imunisasi ini dan semua anak yang masuk kelompok sasaran mendapat imunisasi.

“Keberhasilan Fase 1 Kampanye Imunisasi MR adalah hasil dari koordinasi dengan kementerian dan organisasi-organisasi lain, termasuk Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama serta organisasi profesi diantaranya Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Komnas PGPKT( Komite Nasional Pencegahan Gangguan Pendengaran dan Ketulian) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI),” kata dr Mohamad Subuh, Dirjen P2P Kemenkes, Jumat (3/11).

Tahun depan, Indonesia akan memulai Kampanye Imunisasi MR Fase 2 di provinsi-provinsi lain di luar Jawa dan kami ingin mereplikasi kesuksesan ini, dengan dukungan dari UNICEF, WHO dan GAVI.

Dalam rangka menyukseskan kampanye ini, Kemenkes mendistribusikan sejumlah 4.777.150 vial vaksin MR beserta alat suntik dan logistik pendukungnya, buku Petunjuk Teknis pelaksanaan, serta materi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yang digunakan sebagai media sosialisasi kepada masyarakat.

Selain itu, untuk menyosialisasikan kegiatan ini ke masyarakat luas, Kemenkes juga bekerjasama dengan UNICEF telah membuat Iklan Layanan Masyarakat, baik ditayangkan di TV maupun radio. Kemenkes ditambah dengan dukungan hibah luar negeri GAVI (Global Alliance for Vaccine and Immunization) telah mengeluarkan dana sejumlah hampir 893 miliar.

Jumlah ini belum termasuk pembiayaan yang berasal dari APBD tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta sumber lainnya yang sah.

Faktor sukses lainnya adalah peran teknologi inovatif untuk pengumpulan data laporan kemajuan cakupan harian secara langsung.

Halaman
12
Editor: Sanusi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help