Kehatan

Presiden ICARO dan Praktisi YLIP Narsum Jakarta Initiative Workshop, Pencegahan Pengguna Zat

Presiden ICARO, Prof. Tay Bian How didampingi Praktisi YLIP, Prof Paulina Padmohoedojo, menjadi narasumber Jakarta Initiative Workshop II 2017

Presiden ICARO dan Praktisi YLIP Narsum Jakarta Initiative Workshop, Pencegahan Pengguna Zat
TRIBUNNEWS.COM/SUPER BALLl/Feri Setiawan
Presiden ICARO, Prof. Tay Bian How didampingi Praktisi YLIP, Prof Paulina Padmohoedojo, menjadi narasumber Jakarta Initiative Workshop II 2017 dengan tema "Let's Learn To Educate Effectively" yang diadakan oleh MSC Study Group bekerjasama dengan Panitia Ad Hoc Pencegahan Penggunaan Zat Indonesia, YLIP dan ICARO, Jumat (10/11/2017) di Fave Hotel Wahid Hasyim, Jakarta. Acara Jakarta Initiative Workshop II 2017 yang dihadiri sekitar 32 peserta ini berlangsung tgl 10 - 12 November 2017. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fx Ismanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden ICARO, Prof. Tay Bian How didampingi Praktisi YLIP, Prof Paulina Padmohoedojo, menjadi narasumber Jakarta Initiative Workshop II 2017 dengan tema "Let's Learn To Educate Effectively" yang diadakan oleh MSC Study Group bekerjasama dengan Panitia Ad Hoc Pencegahan Penggunaan Zat Indonesia, Yayasan Lingkaran Indonesia Peduli (YLIP) dan International Consortium of Addiction Related Organizations ( ICARO ), Jumat (10/11/2017) berlangung di Fave Hotel Wahid Hasyim, Jakarta. Acara Jakarta Initiative Workshop II 2017 yang dihadiri sekitar 32 peserta ini berlangsung tgl 10 - 12 November 2017.

Presiden ICARO, Prof. Tay Bian How.
Presiden ICARO, Prof. Tay Bian How. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Panitia Jakarta Initiative Workshop II 2017 tersebut dibentuk oleh peserta Jakarta Initiative Workshop I pada tanggal 15 maret 2017, secara mandiri dan terdiri dari 12 lembaga swadaya masyarakat dari 6 kota di Indonesia.

Jakarta Initiative Workshop II melanjutkan introduksi edukasi program pencegahan penggunaan zat dengan standar International dari UPC ( Universal Prevention Curriculum ) yang telah dirintis pada Jakarta Initiative Workshop I bulan maret 2017.

Jakarta Initiative Workshop II 2017 dengan tema
Jakarta Initiative Workshop II 2017 dengan tema "Let's Learn To Educate Effectively". (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Tujuannya untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya pelaksanaan edukasi pencegahan penggunaan zat menggunakan program pencegahan yang berbasiskan bukti dan diakui efektif secara Internasional .

Deputi Pencegahan BNN menyebutkan bahwa 80% masyarakat Indonesia mengetahui jenis dan bahaya penggunaan zat ,namun anehnya tingkat penggunaan zat di Indonesia masih tinggi . Data tersebut didapat dari hasil penelitian BNN bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia tahun 2016.

Jakarta Initiative Workshop II 2017 dengan tema
Jakarta Initiative Workshop II 2017 dengan tema "Let's Learn To Educate Effectively". (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Pada Jakarta Initiative Workshop II akan diperkenalkan pengaturan kegiatan pencegahan dilingkungan keluarga dan sekolah . Kedua lingkungan ini dianggap penting untuk diperkuat guna mendorong anak usia dini maupun sekolah, memiliki ketahanan terhadap penggunaan zat . Sehingga penggalian bakat dan potensi mereka dapat berjalan dengan alami dan sehat .

Hal ini dianggap sesuai dengan UU 35 tahun 2009 , pasal 60 ayat (2) c tentang pencegahan penyalahgunaan narkotika pada generasi muda dan anak usia sekolah . Menurut data BNN ada 4 juta anak bangsa yang menggunakan zat ( narkotika ) yang angkanya terus bertambah , sementara data Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan ada 50 juta anak usia sekolah saat ini.

Praktisi YLIP, Prof Paulina Padmohoedojo.
Praktisi YLIP, Prof Paulina Padmohoedojo. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Anak usia sekolah karena masih dalam taraf pertumbuhan baik secara fisk dan psikologis menjadi rentan terhadap penggunaan zat .Sehingga untuk menjaga tidak meningkatnya penggunaan zat dikalangan generasi muda , dibutuhkan suatu program edukasi yang intergratif serta efektif .

Keadaan ini yang menjadi perhatian utama peserta workshop yang tergabung dalam panitia pencegahan penggunaan zat Indonesia , dimana edukasi tentang pencegahaan penggunaan zat masih kurang mendapat dukungan dari instansi terkait .

Presiden ICARO, Prof. Tay Bian How.
Presiden ICARO, Prof. Tay Bian How. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Kondisi ini yang mendorong terciptanya kerjasama internasional antara panitia Ad Hoc dan ICARO dalam membangun kegiatan peningkatan kapasitas bagi pelaksana kegiatan edukasi pencegahan di Indonesia .

Harapannya hasil dari workshop ini dapat digunakan para peserta dalam melayani masyarakat guna bekerjasama dengan komponen bangsa lainnya dalam menciptakan Generasi Emas 2045 yaitu anak bangsa yang berdaya membangun Indonesia.

Jakarta Initiative Workshop II 2017 dengan tema
Jakarta Initiative Workshop II 2017 dengan tema "Let's Learn To Educate Effectively". (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Jakarta Initiative Workshop II 2017 adalah Workshop Prevention International pertama yang diinisiasi oleh masyarakat sipil dengan diikuti oleh trainer dengan peserta yang berasal dari Indonesia dan Malaysia.

Workshop ini sekaligus menjadi ajang silatuhrami ,berbagi pengetahuan dan pengalaman antar pelaksana kegiatan edukasi pencegahan penggunaan zat.

Jakarta Initiative Workshop II 2017 dengan tema
Jakarta Initiative Workshop II 2017 dengan tema "Let's Learn To Educate Effectively". (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)
Penulis: FX Ismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help