Kapan Waktu Terbaik Melakukan Vaksin HPV Agar Terhindar dari Kanker Serviks?

Pemberian vaksin Human Papilloma Virus (HPV) merupakan salah satu upaya proteksi spesifik untuk mencegah kanker serviks.

Kapan Waktu Terbaik Melakukan Vaksin HPV Agar Terhindar dari Kanker Serviks?
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
Ruben Onsu bersama istrinya Sarwendah, Wulan Guritno dan Prilly Latuconsina gabung Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rata-rata perempuan akan mulai memeriksakan organ reproduksinya saat sudah matang atau saat sudah menikah.

Padahal, melakukan screening organ reproduksi seperti kanker serviks harus dilakukan sedini mungkin. Gejala kanker serviks seringkali tidak terlihat dan muncul saat stadiumnya sudah tinggi.

“Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang preventable atau dapat dicegah. Salah satu cara pencegahannya adalah dengan vaksin,” ungkap dr. Ivander.

Pemberian vaksin Human Papilloma Virus (HPV) merupakan salah satu upaya proteksi spesifik untuk mencegah kanker serviks. 

“Vaksin ini sudah dapat diberikan pada anak perempuan sejak usia 9 tahun,” jelas dr. Ivander. 

Pemberian vaksin HPV kepada siswi perempuan diberikan 2 kali, yaitu pada saat kelas 5 SD untuk dosis pertama dan kelas 6 SD untuk dosis kedua. 

Pemberian vaksin ini seolah-olah salah satu cara kita untuk “tidak kasih kendor” pertumbuhan kanker serviks. 

Hal tersebut lantaran hasil penelitian yang menunjukkan, setelah mendapat imunisasi HPV penerima vaksin masih terproteksi 100% terhadap HPV tipe 16 dan 18 sehingga tidak diperlukan imunisasi ulang.

Vaksin ini juga penting untuk diberikan kepada individu dewasa muda dan dewasa, untuk melindungi diri sendiri dan pasangan di kemudian hari. 

Baca: Delapan Trik Ampuh Buat Atasi Kamu yang Sering Dehidrasi

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Tabloid Rumah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help