Konsumsi Makanan Kedaluwarsa, Apa Efeknya untuk Kesehatan Tubuh?

Istilah "Tanggal Kedaluwarsa" mengacu pada tanggal terakhir makanan harus dimakan atau digunakan. Jika tidak, risiko Anda tanggung sendiri.

Konsumsi Makanan Kedaluwarsa, Apa Efeknya untuk Kesehatan Tubuh?
Surya/Irwan Syairwan
ILUSTRASI: Gelar perkara makanan hasil daur ulang dari bahan kedaluwarsa di Jawa Timur. SURYA/IRWAN SYAIRWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Salah satu cara mudah untuk memastikan suatu makanan atau bahan makanan masih layak dikonsumsi adalah melalui tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasannya.

Namun, apa yang akan terjadi jika mengabaikan tanggal kedaluwarsa tersebut?

Istilah "Tanggal Kedaluwarsa" mengacu pada tanggal terakhir makanan harus dimakan atau digunakan. Jika tidak, risiko Anda tanggung sendiri.

Pencantuman istilah yang lain adalah "Sell by" atau "Dijual oleh".

Baca: Transjakarta Siapkan Armada Bus Pintar Integrasi dengan Kereta Bandara

Ini artinya, berapa lama toko boleh menampilkan produk untuk dijual. Pada dasarnya, ini adalah panduan untuk pengecer atau toko agar toko tahu kapan untuk menarik produk tersebut.

Paul VanLandingham, EdD, anggota staf pengajar senior di Center for Food and Beverage Management of Johnson & Wales University in Providence, R.I, mengatakan, istilah "Sell by" menunjukkan tanggal terakhir produk tersebut pada tingkat kualitas yang tertinggi, tapi masih digunakan beberapa waktu setelah tanggal tercantum.

Ada juga istilah "Best before" atau "Terbaik jika digunakan sebelum". Istilah ini mengacu pada waktu yang disarankan untuk mendapat rasa atau kualitas yang terbaik.

Efek kesehatan yang akan timbul dari memakan makanan yang sudah kedaluwarsa, beragam. Mulai dari tidak ada efek yang perlu dikhawatirkan, hingga keracunan makanan.

Itu semua tergantung pada jenis makanan yang Anda makan dan kapan Anda memakannya.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help