Saat Bergairah, Ini yang Terjadi Pada Otak Wanita

Studi tersebut menyatakan: Tidak ada daerah otak pada pria dengan korelasi ke alat kelamin yang lebih kuat daripada wanita.

Saat Bergairah, Ini yang Terjadi Pada Otak Wanita
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS, JAKARTA  - Gairah wanita memang bukanlah perkara sederhana.

Tapi sekarang ada sebuah studi ilmiah yang membuktikan betapa kompleksnya pikiran seorang wanita saat tengah bergairah.

Ternyata, otak seorang wanita jauh lebih terangsang daripada pria ketika mereka bergairah.

Melansir dari The Independent, Ilmuwan dari McGill University di Kanada melakukan percobaan pada 20 pria dan 20 wanita.

Masing-masing dari mereka diperlihatkan film erotis sementara otak mereka dihubungkan dengan dua pemindai.

Baca: Khawatir Tahanan Lain Tertular, Pencuri Kotak Amal Masjid di Depok Dilarikan ke RS Polri

Yang pertama adalah mesin MRI yang melacak rangsangan di otak mereka.

Sedangkan mesin yang kedua mengukur tingkat gairah melalui kamera pencari panas yang berfokus pada alat kelamin peserta.

Meski perbedaan antara stimulasi otak laki-laki dan perempuan tidak besar, para ilmuwan mencatat adanya perbedaan yang konsisten antara keduanya.

Rupanya wanita memiliki tingkat stimulasi otak lebih tinggi daripada pria saat mereka terangsang.

Studi tersebut menyatakan: Tidak ada daerah otak pada pria dengan korelasi ke alat kelamin yang lebih kuat daripada wanita.

Sementara studi tersebut menawarkan beberapa temuan menarik, Qazi Rahman, seorang dosen psikologi di King's College London mengatakan lebih  banyak penelitian diperlukan untuk menarik kesimpulan tertentu tentang sifat kompleks rangsangan wanita.

"Saya pikir temuan bahwa wanita memiliki korelasi genitalitas otak lebih besar dibandingkan dengan pria itu menarik. Kombinasi pemindaian otak dengan pengukuran suhu pada alat kelamin sangat inovatif," katanya kepada The Times.

Temuan ini dipublikasikan di Journal of Sexual Medicine. (TribunWow.com/Ekarista R.P)

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help