Penggunaan Minyak Zaitun Menjadi Fenomena Global

Minyak zaitun, kata dia penuh dengan Vitamin E, nol kolesterol dan 77 % lemak tak jenuh

Penggunaan Minyak Zaitun Menjadi Fenomena Global
Istimewa
Minyak Zaitun 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak ritual tradisional yang dilakukan untuk merayakan Idul Fitri seperti berzakat, bertukar hadiah dengan orang tersayang.

Yang tidak kalah pentingnya menyantap hidangan khas hari raya Idul Fitri tapi apakah menambahkan makan sehat ke dalam daftar makanan Idul Fitrimu? Kenapa tidak?

Orangtua kita, kakek-nenek - semua orang yang lebih tua - selalu berusaha untuk melindungi dan memperhatikan kita.

Meskipun tidak ada apa pun di dunia ini yang dapat menyamai perhatian dan cinta mereka; kita masih bisa melindungi dan memperhatikan diri kita dengan cara kita sendiri.

Memburuknya kualitas makanan telah menyebabkan peningkatan risiko kesehatan.

Menurut World Health Organization, diet yang tidak sehat adalah salah satu faktor risiko utama untuk berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit kardiovaskular, kanker, diabetes dan kondisi lain yang terkait dengan obesitas.

Salah satu perubahan sederhana memasak menggunakan minyak zaitun.

"Lebih dari 2.803 ribu ton minyak zaitun yang dikonsumsi pada tahun 2017, penggunaan minyak zaitun telah menjadi fenomena global," kata Alberto Perez Martin, Bertolli Head of Asia, Rabu (6/6/2018).

Bertolli adalah produk minyak goreng berbahan minyak zaitun.

Minyak zaitun, kata dia penuh dengan Vitamin E, nol kolesterol dan 77 % lemak tak jenuh.

Selain sebagai minyak untuk memasak, minyak zaitun memiliki nilai tambah membantu meningkatkan kesehatan Anda.

Minyak zaitun juga membantu mengelola kadar kolesterol darah tinggi atau penyakit arteri koroner melalui perbaikan pola makan.

Minyak zaitun awam digunakan untuk menggoreng, menumis bahkan memanggang hidangan penutup seperti kue Red Velvet.

Keserbagunaan minya zaitun dan manfaat kesehatan tambahan membuat minyak ini sangat cocok untuk orangtua, teman dan kerabat, bahkan kakek-nenek.

"Proses menggoreng telah menjadi bagian dari masakan Indonesia yang tidak dapat dipisahkan," katanya.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help