Jelang Uji coba Rujukan JKN-KIS Fase Ketiga, BPJS Kesehatan Berharap Pasien Tak Lagi Antri Lama

BPJS Kesehatan melakukan penyempurnaan sistem melalui uji coba rujukan online.

Jelang Uji coba Rujukan JKN-KIS Fase Ketiga, BPJS Kesehatan Berharap Pasien Tak Lagi Antri Lama
Kata Data
BPJS Kesehatan 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - BPJS Kesehatan melakukan penyempurnaan sistem melalui uji coba rujukan online.

BPJS Kesehatan memang akan segera melakukan implementasi uji coba rujukan online Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (KIS) fase ketiga selama 15 hari, yakni pada 16 hingga 30 September mendatang.

Uji coba tersebut menyusul fase pertama yang telah selesai dan berfokus pada tahap 'pengenalan', kemudian fase kedua yang menekankan pada 'penguncian' dan akan segera berakhir.

Setelah fase ketiga nantinya, implementasi pun akan dilakukan pada 1 Oktober 2018.

Dalam melakukan uji coba digitalisasi rujukan JKN-KIS itu, BPJS Kesehatan berharap nantinya para peserta bisa mendapatkan kemudahan dan kepastian terkait dokter yang mereka butuhkan, sarana dan prasarana hingga jadwal praktek.

Seperti yang disampaikan Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Arief Syaifuddin, dalam agenda diskusi media Ngopi Bareng JKN bertajuk 'Uji Coba Digitalisasi Rujukan JKN-KIS Fase Ketiga'.

Baca: Pemerintah Siapkan Dana Talangan untuk BPJS Kesehatan

Ia menjelaskan pengimplementasian rujukan melalui sistem digitalisasi itu menjadi harapan baru bagi pihaknya dalam memberikan pelayanan terbaik untuk para peserta, fasilitas kesehatan (faskes) maupun BPJS Kesehatan itu sendiri.

"Implementasi rujukan online diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Indonesia," ujar Arief, dalam diskusi yang digelar di Mocking Bird Shophaus, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).

Menurutnya, fase ketiga ini merupakan momen positif bagi pihaknya untuk memberikan pendidikan kepada para peserta agar kedepannya mereka secara sadar mengurangi antrean panjang dalam proses memperoleh layanan kesehatan.

Halaman
123
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved