Ternyata Mr P Bisa Kesemutan Lho, Begini Cara Cegahnya

Seringnya, kesemutan terjadi di area tangan dan kaki, terutama di pergelangan atau jari-jari.

Ternyata Mr P Bisa Kesemutan Lho, Begini Cara Cegahnya
IST
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Paresthesia atau kesemutan kronis merupakan simtom (keadaan khusus dimana kondisi tubuh memberikan tanda adanya suatu penyakit), biasanya kesemutan jadi kode dari penyakit neurologis atau trauma kerusakan saraf.

Seringnya, kesemutan terjadi di area tangan dan kaki, terutama di pergelangan atau jari-jari.

Tapi nih ya, sebagian cowok ternyata pernah lho merasakan kesemutan serius di penisnya, awww! Gimana tuh?

Selidik punya selidik, kesemutan pada organ intim cowok dapat terjadi lantaran di area yang sensitif dan seharusnya membutuhkan aliran darah lancar itu terjadi penyumbatan sehingga mengalami deh yang namanya kebas.

Ada kemiripan dengan peristiwa kesemutan umum, paresthesia di area intim ini juga biasanya terjadi ketika kelamaan duduk atau berlama-lama mengendarai kendaraan, baik itu sepeda motor atau bersepeda, atau juga kelamaan main di kursi gaming!

Jadi awalnya penis kesemutan itu terjadi pada saat skrotum (buah zakar) seperti beku, kebas atau mati rasa. Setelah itu, area di sekitar penis kamu jadi terasa dingin dan kemudian baru keluar rasa kesemutan.

Saat Penis alami kesemutan, bila disentuh tangan maka rasanya sakit tapi bila nggak disentuh, area intim kamu seperti kosong alias nggak ada apa-apa, ih ngeri kan?

DIlansir  kricom.id, dijelaskan bahwa ketika duduk, terjadi tekanan saraf dan pembuluh darah di area tubuh yang sensitif, yaitu perineum.

Baca: Layanan Toyota di Palu Ikut Kena Dampak Gempa dan Tsunami

Pada cowok, perineum terdapat di antara anus dan Penis. Di sanalah letak berkumpulnya saraf dan pembuluh darah.

Makanya ketika tekanan saraf serta pembuluh darah pada perineum terjadi, bisa menyebabkan kerusakan saraf, pembengkakan, aliran darah tidak lancar, hingga aliran darah terhambat (blockage).

Halaman
123
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Hai-online.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help