Awalnya Syok, tapi Turis Australia di Bali Akui Khasiat 'Kerokan'

Seorang turis asal Australia syok berat usai menjalani terapi kerokan atau kerikan di Bali.

Awalnya Syok, tapi Turis Australia di Bali Akui Khasiat 'Kerokan'
Facebook via Daily Mail
Turis Australia syok usai kerokan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang turis asal Australia syok berat usai menjalani terapi kerokan atau kerikan di Bali.

Pasalnya, dia melihat punggungnya penuh garis-garis merah yang mengerikan, mirip cakaran naga, demikian komentarnya.

Seperti dilansir Daily Mail (5/10), Candise Raison dan suaminya beberapa waktu lalu memang sengaja berlibur ke Bali.

Pasangan asal Paringa, Australia Selatan ini enam hari berlibur ke Pulau Dewata.

 Di tengah masa traveling di Bali, Candise bercerita, dirinya ingin bersantai sejenak dengan melakukan pijat relaksasi.

Karena malas untuk keluar kamar, Candise memutuskan untuk memanggil tukang pijat via aplikasi Gojek.

Saat giliran suaminya dipijat, si tukang pijat bertanya apakah dirinya ingin mengeluarkan "naga merah" dari tubuhnya.

Candise terdiam sejenak. Dia kemudian berpikir, mungkin saja si tukang pijat ingin mencoba beberapa ritual khas daerah setempat.

Candise pun setuju. "Saya tidak tahu maksud dari ucapan Anda. Namun suami saya siap mencoba apa saja," jawab Candise kepada si tukang pijat.

Si tukang pijat lalu mengambil sebuah koin. Laiknya kerokan yang sudah jamak dilakukan orang Indonesia, punggung suami Candise mulai dikerik pelan-pelan.

Halaman
123
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved