Menahan Kentut Bisa Timbulkan Gangguan Kesehatan

Menahan kentut mungkin dirasa perlu, apalagi ketika Anda berada di tempat umum. Aktivitas itu dinilai mengganggu, selain karena suara, juga aromanya.

Menahan Kentut Bisa Timbulkan Gangguan Kesehatan
iStockphoto
Ilustrasi buang angin alias kentut. (iStockphoto) 

TRIBUNNEWS.COM - Menahan kentut mungkin dirasa perlu, apalagi ketika Anda berada di tempat umum. Aktivitas itu dinilai mengganggu, selain karena suara, juga aroma tak sedap yang ditimbulkan.

Namun, sebenarnya ada sejumlah risiko kesehatan yang terjadi jika Anda menahan kentut. Gangguan kesehatan yang paling ekstrem, yaitu divertikulitis.

Ini adalah suatu kondisi di mana divertikula, kantong di dinding usus besar, mengalami infeksi. Beberapa peneliti telah menarik kesimpulan sebab-akibat antara menahan kentut dan potensi penyakit divertikulitis.

Tanpa pelepasan gas yang menumpuk di dalam tubuh, orang-orang bisa mengalami kembung, nyeri, gangguan pencernaan, dan nyeri ulu hati.

Hal ini bisa diperparah dalam beberapa kondisi, seperti pada ketinggian, usus mengalami peningkatan volume yang disebabkan penurunan tekanan udara.

Sama dengan alasan mengapa isi pada botol yang diletakkan di bagasi akan meledak ketika Moms membukanya setelah mendarat.

Jadi, untuk menjaga usus dari ekspansi yang tidak semestinya, cara terbaik adalah dengan kentut sesuka hati.

Diperkirakan 30 juta orang Amerika mungkin memiliki divertikulitis, dan itu sangat berat untuk orang yang lebih tua.

Sebanyak 40 persen orang berusia 65 atau lebih tua, dan 60 persen orang berusia 80 tahun atau lebih, mengalami kondisi tersebut.

Untuk mengurangi efek sosial yang berbahaya, sering-seringlah pergi ke kamar mandi untuk mengurangi tekanan gas yang terbentuk.

Makan makanan yang sedikit menghasilkan gas seperti kacang, dan konsumsi probiotik untuk membantu menyeimbangkan bakteri penyebab kentut di usus.(*)

Editor: Willem Jonata
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help