Perempuan Tergemuk di Kalteng

Operasi Pengecilan Lambung, Tim Dokter Temukan Lemak Tebal di Tubuh Titi Wati, Paling Tipis 15 Cm

Titi Wati, perempuan tergemuk di Kalteng yang memiliki bobot hingga 220 kilogram telah menjalani operasi Bariatrik atau pengecilan lambung

Operasi Pengecilan Lambung, Tim Dokter Temukan Lemak Tebal di Tubuh Titi Wati, Paling Tipis 15 Cm
tribunkalteng.com/faturahman
Titi Wati (37) hingga, Kamis (10 1 2019) masih tengkurap di kamar rumahnya 

TRIBUNNEWS.COM, PALANGKARAYA - Titi Wati, perempuan tergemuk di Kalteng yang memiliki bobot hingga 220 kilogram telah menjalani operasi Bariatrik atau pengecilan lambung, Selasa (15/1/2019).

Operasi dilakukan oleh tim dokter dari Bali dan Kalteng.

Ada sepuluh dokter yang tergabung dalam tim medis yang mengngoperasi Titi Wati.

Dokter yang melakukan operasi yakni dokter dari Kalteng empat orang, mulai spesialis bedah digestif satu orang Spesialis Anastesi dua orang, satu dokter bedah.

Penjelasan tim dokter bedah Pasien Titi Wati (37) penderita obesitas dengan bobot 220 kilogram di Palangkaraya, Kalteng.
Penjelasan tim dokter bedah Pasien Titi Wati (37) penderita obesitas dengan bobot 220 kilogram di Palangkaraya, Kalteng. (tribunkalteng.com)

Sementara dokter Bali enam orang dokter yakni, ahli bedah Digestif konsultan, Anastesi dan anastesi intensif care dan dokter bedah dua orang serta juga ada dokter rawat bedah.

Ketua Tim Dokter yang melakukan operasi Titi Wati I Gede Eka Rusdi Antara, mengatakan, pelaksanaan operasi berlangsung dengan baik dan lancar selama sekitar satu jam lima belas menit dengan penanganan sepuluh dokter dan sesuai dengan rencana.

Baca: Istrinya Sudah Jalani Operasi Pengecilan Lambung, Ini Harapan Suami Titi Wati

Dokter spesialis bedah konsultan Digestif, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana Bali ini, mengatakan, sebenarnya tidak ada kendala yang berarti, hanya saja lemak dari pasien cukup tebal sehingga yang dicari bagian lemak yang paling tipis setebal 15 centimeter.

"Setelah dilakukan operasi pertama ini kami akan kembali melakukan operasi tahap kedua setelah adanya penyusutan berat badan berkisar antara 50-60 kilogram, sekitar enam sampai delapan bulan kedepan.Setelah dilakukan operasi ini makanan pasien akan diatur untuk menurunkan berat badanya," ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, biasanya paska operasi yang dilakukam hari ini akan terjadi penyusutan berat badan pasien yang berkisar antara 15 kg sampai 25 kg.

" Ini akan dipantau terus hingga saatnya pasien dilakukan operasi lanjutan untuk tahap dua nanti, sehingga volume makanan diatur termask jenis makanannya yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Berita telah dipublikasikan Banjarmasin Post dengan judul
Operasi Pengecilan Lambung Wanita Tergemuk di Kalteng Titi Wati Sukses, Ini Kata Tim Dokter

Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved