Penderitanya Harus Keluarkan Biaya Banyak, Thalasemia Penting Dideteksi Sejak Dini

Langkah pencegahan penyakit genetik thalasemia sangat diperlukan mengingat tingginya biaya yang harus dikeluarkan penderitanya sangat tinggi.

Penderitanya Harus Keluarkan Biaya Banyak, Thalasemia Penting Dideteksi Sejak Dini
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Dokter Spesialis Anak, RSCM dr. Teny Tjitra Sari, Sp.A. (K) dan Spesialis penyakit dalam, Dr. T. Djumhana Sp.PD di Peringatan Hari Thalasemia di Kementerian Kesehatan, Senin (20/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Langkah pencegahan penyakit genetik thalasemia sangat diperlukan mengingat tingginya biaya yang harus dikeluarkan penderitanya sangat tinggi.

Penyakit thalasemia disebabkan karena tidak terbentuknya protein yang membentuk hemogloblin utama manusia ini.

Bahkan thalasemia menempati urutan kelima untuk pembiayaan kesehatan dibawah jantung, kanker, ginjal dan stroke, yang totalnya mencapai Rp 397 miliar pada September 2018 lalu.

Dokter Spesialis Anak, RSCM dr. Teny Tjitra Sari, Sp.A. (K) menjelaskan penyakit ini sampai ini belum bisa disembuhkan dan bagi penderita thalasemia mayor (berat) harus melakukan transfusi darah dan zat besi.

Baca: Nina, Penderita Thalasemia Bertahan Hidup dengan Transfusi Darah dan Usaha Katering

Thalasemia mayor ini bisa terjadi jika kedua orangtuanya sama-sama memiliki pembawa sifat thalasemia.

Kegiatan transfusi darah tersebut harus dilakukan rutin sekitar setiap dua minggu hingga tiga minggu sekali.

Dan yang paling memberatkan adalah untuk thalasemia mayor perlu dilakukan transplantansi sumsum tulang belakang yang memerlukan biaya mencapai Rp 2 miliar.

“Mungkin 800 juta untuk mantek sum-sumnya tapi untuk pemantauan dan biaya segalaa macem bisa sampe Rp 2 miliar,” ujar dr. Teny Tjitra di Kementerian Kesehatan, Senin (20/5/2019).

Transplantasi sumsum tulang belakang tersebut sebaiknya dilakukan saat penderita masih berusia anak-anak, karena kalau sudah dewasa tingkat keberhasilnnya kecil sehingga perlu pendeteksian dini tersebut.

Halaman
12
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved