Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Kembar di Bali Dihukum 14 Tahun Penjara

Pelaku kekerasan terhadap anak kembar di Bali dihukum 14 tahun penjara

Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Kembar di Bali Dihukum 14 Tahun Penjara
http://bali.tribunnews.com/2019/01/07/ibu-pelaku-pembunuhan-bayi-kembar-di-jalan-ratna-denpasar-tertunduk-saat-dengar-kata-kata-jaksa?page=2
PELAKU PEMBUNUHAN BALI 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dafriana Wulansari alias Lani (20) kerap menunduk saat mendengarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Luh Putu Ari Suparmi membacakan surat tuntutan di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (7/1/2018).

Dalam pembacaan surat tuntutan, Lani dituntut pidana penjara 14 tahun.

Perempuan muda ini dinilai terbukti bersalah karena telah melakukan kekerasan terhadap anak kembar yang baru saja dilahirkannya hingga meninggal.

Baca: Polisi Ambil Langkah Sigap Menembak Komang Agus di Kediaman Sang Kekasih, Ini Kejahatannya

Terhadap tuntutan itu, Lani yang didampingi penasihat hukumnya akan menanggapi dalam pembelaan tertulis.

Sidang pun akan dilanjutkan pekan depan, mengagendakan pembacaan nota pembelaan.

Jaksa sendiri dalam surat tuntutannya menilai, terdakwa Lani secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah sebagaimana dakwaan tunggal.

Disebutkan dalam dakwaan itu, Lani didakwa menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan mati, yang dilakukan oleh orangtuanya.

Oleh karena itu, Lani dijerat Pasal 76 C jo Pasal 80 ayat (3), (4) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Menuntut, supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Dafriana Wulansari alias Lani dengan pidana penjara selama 14 tahun. Dan denda Rp 10 juta, subsidair tiga bulan penjara," tegas Jaksa Ari Suparmi.

Sebagaimana dibeberkan dalam berkas perkara, bahwa telah terjadi tindak kekerasan terhadap anak di Jalan Ratna, Denpasar Timur.

BACA SELENGKAPNYA >>>>

Editor: Gigih
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved