Mengenang Kejayaan Ki Gusti Panji Sakti, Tari Megoak-Goakan Meriahkan Upacara HUT Kota Singaraja

Pementasan tarian kolosal “Megoak-Goakan” berhasil menarik perhatian ribuan peserta upacara dalam rangka peringatan HUT Ke-415

Mengenang Kejayaan Ki Gusti Panji Sakti, Tari Megoak-Goakan Meriahkan Upacara HUT Kota Singaraja
TRIBUNNEWS.COM/IST
Suasana pementasan tarian kolosal Megoak-Goakan berhasil menarik perhatian ribuan peserta upacara dalam rangka peringatan HUT Ke-415 Tahun Kota Singaraja di Lapangan Ngurah Rai, Buleleng Bali. Sabtu (30/3/2019). 

TRIBUBNNEWS.COM, BALI - Pementasan tarian kolosal “Megoak-Goakan” berhasil menarik perhatian ribuan peserta upacara dalam rangka peringatan HUT Ke-415 Tahun Kota Singaraja. Fragmen tari yang dibawakan oleh komunitas seni Bala Goak Desa Panji, Kecamatan Sukasada itu menampilkan sejarah kejayaan pasukan Goak dari Raja Ki Gusti Panji Sakti saat akan menyerang Kerajaan Blambangan.

Tarian Megoak-goakan merupakan tarian sakral sebagai salah satu bukti sejarah kebesaran Kerajaan Den Bukit dibawah kepemimpinan Raja Ki Gusti Panji Sakti. Pasukan Goak sendiri merupakan pasukan tangguh yang dibentuk oleh Raja Panji Sakti bersama patihnya, Ki Tamblang. Pasukan inilah yang akhirnya mampu menaklukan Kerajaan Blambangan untuk menjadi bagian kekuasaan Kerajaan Den Bukit.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat melakukan  upacara dalam rangka peringatan HUT Ke-415 Tahun Kota Singaraja di Lapangan Ngurah Rai, Buleleng Bali. Sabtu (30/3/2019).
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat melakukan upacara dalam rangka peringatan HUT Ke-415 Tahun Kota Singaraja di Lapangan Ngurah Rai, Buleleng Bali. Sabtu (30/3/2019). (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Demikian penggalan kisah kejayaan Ki Gusti Panji Sakti yang dipentaskan di tengah-tengah apel peringatan hari jadi Kota Singaraja di Lapangan Ngurah Rai Singaraja, Sabtu (30/3/2019). Adapun makna yang tersirat dalam fargmen tari tersebut adalah mengajak seluruh generasi muda Buleleng agar meneladani keberanian, ketangguhan, dan keperwiraan Raja Ki Gusti Panji Sakti dalam melanjutkan pembangunan saat ini.

Tampak ribuan peserta upacara yang berasal dari ASN, TNI, Polri dan pelajar tersebut mengikuti jalannya upacara dengan khidmat. Dalam sambutannya, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, mengajak seluruh masyarakat agar memahami arti penting sejarah hari lahirnya kota Singaraja. Dirinya juga menginginkan seluruh komponen daerah untuk menumbuhkan rasa bangga dan ikut berperan aktif dalam membangun daerah.

Tarian kolosal Megoak-Goakan.
Tarian kolosal Megoak-Goakan. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

Melalui tema “Bersatu Merangkai Warna Nusantara” yang diangkat pada HUT Kota Ke-415 Tahun 2019 ini, Bupati PAS mengingatkan bahwa persatuan dalam keberagaman yang selama ini telah menjadi bagian dari masyarakat Buleleng memberi vibrasi yang positif dalam membangun persatuan negeri di tengah maraknya upaya meruntuhkan NKRI dan Pancasila.

“Saya selaku Bupati Buleleng mengajak seluruh lapisan masyarakat Buleleng untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan, membangkitkan nilai kebersamaan, serta mempererat tali persaudaraan untuk berbaur dalam satu pandangan dalam membangun Buleleng dengan semangat kebersamaan,” ajak Bupati PAS.

Pada kesempatan itu pula Bupati PAS menguraikan sejumlah pencapaian yang telah diraihnya selama masa kepemimpinannya. Untuk itu, dirinya meminta dukungan seluruh masyarakat Buleleng dalam melanjutkan pembangunan yang saat ini tengah dirancang. Seluruh pencapaian dan proses pembangunan yang saat ini masih berjalan ditujukan sepenuhnya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Buleleng.

Editor: FX Ismanto
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved