Wamen ESDM di Tarakan: Akses Gas Bagi Nelayan dan Rumah Tangga Terjamin Lebih Hemat

Arcandra Tahar membagikan 880 unit paket perdana konverter kit untuk nelayan kecil serta meninjau proyek pembangunan jaringan gas bumi (jargas).

Wamen ESDM di Tarakan: Akses Gas Bagi Nelayan dan Rumah Tangga Terjamin Lebih Hemat
Kementerian ESDM
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar, membagikan 880 unit paket perdana konverter kit untuk nelayan kecil serta meninjau proyek pembangunan jaringan gas bumi (jargas) untuk rumah tangga sebanyak 4.695 sambungan rumah (SR) di Tarakan dalam kunjungan kerja ke Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (14/11/2018). 

Dalam kunjungan kerja ke Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (14/11/2018), Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar, membagikan 880 unit paket perdana konverter kit untuk nelayan kecil serta meninjau proyek pembangunan jaringan gas bumi (jargas) untuk rumah tangga sebanyak 4.695 sambungan rumah (SR) di Tarakan.

Kedua program ini didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 yang diamanatkan kepada Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas). Turut hadir mendampingi Wamen ESDM, Anggota Komisi VII DPR RI Ari Yusnita, Ketua DPRD Kota Tarakan Salman Aradeng, Walikota Tarakan, Sofian Raga dan Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina (Persero) Mas'ud Khamid.

“Kota Tarakan ini unik, saya belum pernah meresmikan konkit bersamaan jargasnya sekaligus. Jadi disini bapak-bapak nelayan tidak usah takut karena LPG habis, rebutan LPG di rumah dengan ibu-ibu, karena ibu-ibu sudah memakai jargas. Bapak-bapak (melaut) pakai LPG 3 kg, Ibu-ibu pakai jargasnya,” ujar Arcandra.

Konkit LPG Gratis Dibagikan, Nelayan Hemat Rp 30.000 per Hari

Pembagian 880 unit konverter kit BBM ke LPG untuk kapal perikanan bagi nelayan kecil merupakan salah satu upaya Pemerintah melakukan diversifikasi energi yaitu menyediakan alternatif energi yang dapat digunakan.

Dengan konverter kit berbahan bakar elpiji, nelayan bisa menghemat biaya operasional penggunaan LPG sampai dengan sekitar 30% dengan asumsi tanpa ada subsidi.

Bila dengan subsidi yang berlaku sekarang ini baik untuk bensin maupun LPG, maka penghematan yang diperoleh bisa mencapai sekitar 50%.

“Manfaat konkit untuk nelayan melaut 8-10 jam, bisa hemat 30-50 ribu sehari. Selain itu konkit ini bentuk peduli lingkungan, elpiji ini ramah lingkungan. Polusinya minim. Jadi ada dua manfaat konkit yang pertama manfaat ekonomi dan yang kedua ramah lingkungan. Semoga bermanfaat, ini adalah bentuk kepeduliaan kita kementerian ESDM,” jelas Arcandra

Pembagian paket perdana konverter kit BBM ke elpiji terdiri atas beberapa komponen, yaitu mesin penggerak, konverter kit, as panjang, baling-baling, 2 buah tabung elpiji 3 kg, serta aksesoris pendukung lainnya (reducer, regulator, mixer, dll).

Pihak Pertamina siap mendukung kelancaran program ini dengan menyiapkan kebutuhan refill LPG tabung 3 kg. Para Nelayan dapat merasakan manfaat dari program konversi ini dan berkembang pemakaian LPG untuk mesin perahu Nelayan kedepannya.

Halaman
123
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved