Depkop

Advertorial

Bingung Mau Pilih Siapa di Pemilu Serentak 2019, Ini Nih Cara Benar Cek Info Kandidat

Pemilihan Umum atau Pemilu selalu menumbuhkan harapan yang baru. Soalnya, Pemilu menjadi momen dimana masyarakat Indonesia bisa menentukan wajah baru

Bingung Mau Pilih Siapa di Pemilu Serentak 2019, Ini Nih Cara Benar Cek Info Kandidat

TRIBUNNEWS.COM – Pemilihan Umum atau Pemilu selalu menumbuhkan harapan yang baru. Soalnya, Pemilu menjadi momen dimana masyarakat Indonesia bisa menentukan wajah baru bangsa ke depannya.

Apalagi untuk para pemilih pemula, selain merasakan sensasi pertama memiliki KTP, mereka juga akhirnya mendapat hak memilih di Pemilu Serentak 2019 mendatang. Akhirnya, mereka bisa secara legal menggunakan hak suaranya.

Namun, karena ini merupakan pengalaman pertama, tentunya pemilih pemula akan lebih jeli dalam mencaritahu syarat-syarat untuk memilih dan mencari tahu rekam jejak calon wakil rakyat yang akan dipilihnya nanti. Di era digital yang semakin memudahkan seseorang mengakses informasi, tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi generasi milenial saat ini.

Seperti yang disampaikan Lita (26), seorang warga Jakarta yang memastikan akan ikut Pemilu Serentak 2019 nanti. Ketika ditanya apakah akan ikut Pemilu atau tidak, ia menjawab akan tetap ikut Pemilu Serentak, karena ingin merasakan sensasi pertama sekali memilih.

“Iya, nyoblos karena cuma pengen tahu rasanya kayak apa. Karena ini kan pertama kali ya, pengen punya pengalaman lah,” ungkap Lita.

Lebih lanjut ia menjelaskan kalau ia tidak terlalu memiliki pengetahuan soal para calon yang akan ia pilih.

Menanggapi hal ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pemilu Serentak 2019, berusaha menyajikan data diri dan riwayat hidup setiap calon wakil rakyat yang akan maju pada Pemilu Serentak 2019 mendatang.

#KenaliCalonmu adalah ajakan kepada pemilih untuk mencari tahu tentang calon-calon yang akan dipilih pada pemilu nanti, untuk itu pemilih dapat mengakses infopemilu.kpu.go.id.

Di situs ini, para pemilih dapat mengakses daftar riwayat hidup dan data-data lain dari tiap calon. Selain data primer yang disediakan KPU, pemilih masih dapat mencari informasi sekunder dari calon dari berbagai media informasi yang ada.

Dari jejak digital ini, para pemilih pemula dapat melihat komentar dan pendapat serta visi misi para calon wakil rakyat ini di masa lalu.

Hal ini agar pemilih pemula dimudahkan dalam menetapkan pilihannya dan mau ikut  mencoblos pada hari Rabu tanggal 17 April 2019 mendatang.

Hasil Pemilu Serentak 2019 nanti tentunya akan mempengaruhi masa depan Indonesia, dan juga masa depan mereka (generasi milenial). Makanya, generasi ini diharapkan mengikuti Pemilu Serentak 2019.

Harapan ini diungkapkan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu, Abhan, “Karena mereka (generasi milenial) yang akan mengalami dan menghadapi wajah bangsa ini ke depan, maka mereka harus berkontribusi dan saatnya adalah sekarang. Karena dalam 5 tahun ke depan, masa depan bangsa ini ada di pundak mereka tanggung jawabnya, jadi saatnya mereka berkontribusi sekarang, dengan aktif melakukan pengawasan dan juga jangan golput.”

Untuk membantu memberi pengetahuan soal kandidat calon dan tata cara Pemilu Serentak 2019, KPU pun telah melakukan beberapa upaya untuk mencerdaskan para pemillih, terutama pemilih pemula.

“Tagline utama dalam pelaksanaan Pemilu ialah “Pemilih Berdaulat, Negara Kuat” ialah suatu wujud bahwa pemilih memegang peran besar dalam mewujudkan negara yang kuat. Kedaulatan pemilih menjadi poin utama dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik. Pemilih yang cerdas akan memilih pemimpin-pemimpin yang berkualitas juga dan sinergi antara pemimpin dan pemilih yang berkualitas tersebut akan berkontribusi postif baik kehidupan bernegara yang baik, adil dan sejahtera,” ungkap Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan.

Lebih lanjut Wahyu mejelaskan bahwa KPU juga sudah berupaya memviralkan tagline dan hashtag lain, diantaranya “Suarakan Suaramu” untuk mengajak pemilih untuk datang dan berpartisipasi memberikan suara dalam pemilu.

Ada juga #GMHP (Gerakan Melindungi Hak Pilih), ajakan untuk masyarakat berperan aktif dalam mengecek apakah mereka telah terdaftar dalam daftar pemilih, pemilih dapat mengecek dengan mengakses informasi di www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id

Selanjutnya KPU juga nantinya akan mengajak pemilih untuk “Kawal Suaramu” yaitu ajakan kepada pemilih untuk mengawal proses rekapitulasi penghitungan suara. Proses pengawalan tersebut juga dapat dilihat melalui aplikasi SITUNG.

Untuk masa kampanye, KPU juga mensosialisasikan tagline, “Kampanye Santun: #AntiHoaks, #AntiSara, #AntiPolitikUang agar proses kampanye yang dilakukan oleh peserta pemilu adalah kampanye-kampanye yang mencerdaskan dan juga mempersatukan bangsa.

Ohya, para pemilih pemula juga diharapkan selalu waspada akan bahaya hoax atau berita bohong. Jangan mudah terprovokasi apalagi menyebarluaskan berita Hoax karena ada sanksinya loh. Teliti dulu sumber informasi yang kamu dapatkan. Informasi yang valid itu pasti datang dari sumber-sumber yang bisa dipertanggungjawabkan.

Perhatikan juga kalau informasi yang diberikan datang dari orang atau pihak yang bisa dipercaya dan memiliki kredibilitas yang baik.

“Menelaah isi dan sumber informasi, informasi seputar pemilu yang valid hampir dipastikan tidak memuat hal-hal yang provokatif,” jelas Wahyu.

#IkutPemilu2019 #PemilihBerdaulatNegaraKuat

Editor: Advertorial
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved