Keasyikan Si Cantik Tiffany Raytama Bermula dari Iseng

Anda pasti akan mengatakan hal yang sama saat melihat wanita cantik. "Iya dia sangat cantik dan manis".

Keasyikan Si Cantik Tiffany Raytama Bermula dari Iseng
TRIBUNNEWS.COM/IMAN SURYANTO
Tiffany Raytama
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Iman Suryanto

TRIBUNNEWS.COM -  Anda pasti akan mengatakan hal yang sama saat melihat wanita cantik. "Iya dia sangat cantik dan manis". Namun apa jadinya jika wanita cantik yang anda bilang tadi pandai berbicara di depan kamera, pintar dan ternyata seorang jurnalis televisi alias penyiar?

Ehhmmm...anda pasti akan berpikir keras bagaimana caranya untuk berkenalan dengan mereka kan. Untuk itulah hal yang pertama kali terbersit saat Tribunnews.com mencoba mendekati dan mewawancarai mahluk manis dan cantik yang pernah Tuhan ciptakan.

Bernama lengkap Tiffany Raytama, wanita cantik yang sering mengisi layar kaca Trans TV pada program Jelajah dan Reportase Siang tersebut mengaku sangat menikmati profesinya sebagai penyiar televisi meski  pada awalnya diluar dugaan dan jauh dari cita-cita pada saat melamar di satu stasiun televisi swasta di Indonesia tersebut.

"Saat awal melamar semuanya itu diluar dugaan,saat itu saya masih fresh graduate dari universitas namun iseng-iseng melamar dan saat itu kebetulan Trans TV membuka lowongan pada 2007 lalu," terang Tiffany membuka percakapan.

Buah dari iseng tersebut ternyata menghasilkan hasil positif dan langsung mengarahkannya ke dunia jurnalis dengan akhirnya ditempatkannya Tiffany di News sebagai jurnalis padahal perempuan kelahiran Jakarta, 22 Maret 1988 in, tak memiliki latar belakang ilmu jurnalistik.

Salama menjalani proses  pelatihan di Trans TV banyak hal pengalaman yang didapat. Ia mengaku banyak mengenal berbagai macam bentuk kejadian dari yang biasa sampai tak wajar hingga mengenal watak dari narasumber yang sangat berbeda saat diwawancarainya.

"Jadi awalnya baru masuk langsung ditempatkan sebagai reporter lapangan, supaya bisa tahu medan kerja dan narasumber hingga melakukan laporan secara  langsung dari lapangan," terang Tiffany.

Selama hampir 6 bulan lamanya dirinya dilapangan, ternyata bakatnya sebagai penyiar televisi sudah terlihat dan Management Trans TV mempercayakan sebuah Program acara berjudul "Jelajah" yakni sebuah program dokumentari magazine yang banyak mengupas akan masyarakat dan kehidupan di wialayah Indonesia maupun adat istiadat yang berada di pedalaman Indonesia.

Selama 6 bulan lamanya dirinya memegang program tersebut dengan keluar masuk ke pedalaman Indonesia membuat dirinya kembali di percayakan sebagai sebagai satu dari penyiar berita di Reportase bersama dengan beberapa penyiar lainnya yang sudah senior dari dirinya.

"Hingga saat ini sudah terhitung 3,5 tahun lamanya saya sudah bergabung bersama Trans TV," terang Tiffany

Dan selama bergabung dan memegang dua program acara dan laporan secara langsung di News, Tiffany mengaku setiap program acara yang pernah di jalaninya memiliki tantangan tersendiri. Mengingat Program "Jelajah" dan "Reportase" merupakan dua program acara yang sangat jauh berbeda jika dilihat dari beberapa bagian.

Penulis: ricas74
Editor: Widiyabuana Slay
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved