Rabu, 1 Juli 2015
Tribunnews.com

Bule Belanda Rancang Jilbab Khusus Olahraga

Kamis, 19 Mei 2011 00:36 WIB

Bule Belanda Rancang Jilbab Khusus Olahraga
Tabloid Nova
Ilustrasi

Pengalamannya ketika masih duduk di bangku sekolah menjadi alasan untuk merancang jilbab. Ketika duduk di sekolah menengah, ada temannya yang tidak boleh mengikuti mata pelajaran olahraga. Jilbab yang dikenakannya ternyata membahayakan dirinya sendiri. Ibunya mencoba menjahitnya agar tidak nyangkut. Ia bahkan melakukan koprol di pengadilan untuk memperlihatkan jilbab yang dikenakannya tidak berbahaya.

Komisi Kesamaan Perlakuan saat itu akhirnya memutuskan jika memang sang guru merasa bahwa jilbab yang dikenakannya membahayakan maka ia bisa melarang seorang murid mengenakan jilbab. Sebagai alternatif, guru di sekolahnya menyarankan agar murid itu memakai topi renang. Tapi sebagai seorang remaja yang ingin juga tampil modis, topi renang itu bukan jalan keluar, selain karena panas.

"Lalu saya berfikir ini bukan cuma soal menutup. Ini menyangkut juga bentuknya, sebagai seorang perancang saya bisa melakukan sesuatu."

Tak Hanya Ikatan Selendang

Desain jilbab cipataan Cindy van Bremen, menurutnya tidak hanya sebuah selendang yang bisa menutup kepala saja. Jilbab ciptaannya tidak memerlukan peniti atau tusuk jarum untuk mengikatnya. Selain itu, bahannya juga nyaman dipakai.

Selama menjalani usahanya itu, Cindy van Bremen banyak menerima tanggapan dari negara-negara lain. Ia juga berkoordinasi dengan perempuan negara lain untuk berdikusi soal desain dan strategi. Semua koleksi jilbab yang ditampilkan sengaja menutup dada sang pemakai.

Alasan lain yang membuat Cindy van den Bremen merancang jilbab adalah, "Sangat termotivasi dengan semakin banyaknya orang di Belanda yang mengenakan jilbab, bahkan sebelum peristiwa 11/9. Dan banyak juga perempuan Maroko atau Turki memakai jilbab dari negara asal mereka yang tidak cocok dengan mode di barat".

Halaman12
Editor: Sonny Budhi Ramdhani
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas