• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Tribunnews.com

Ini Cara Mengatasi Sengatan Lebah

Jumat, 10 Juni 2011 07:15 WIB
Ini Cara Mengatasi Sengatan Lebah
Shutterstock
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anak Anda gemar bermain di luar rumah? Memang bagus, namun harap waspada terhadap bahaya gigitan atau sengatan berbagai serangga. Jika tidak ditangani, gigitan serangga dapat menyebabkan penyakit.

Salah satu serangga yang biasanya beroperasi di halaman rumah, terutama jika halaman rumah Anda dipenuhi dengan tanaman berbunga, adalah lebah. Secara alami lebah tidak menyerang manusia, kecuali bila mereka merasa terancam oleh tindakan manusia. Jika ada manusia yang membunuh lebah, si lebah mati akan mengeluarkan semacam cairan kimia yang sifatnya mengundang lebah lain.

Untuk menghindari sengatan lebah dan rekan-rekannya, jangan membuat suara ribut, jangan melambai-lambaikan tangan di dekat sarang lebah, atau berusaha mengusir lebah.

Bila sudah tersengat, lepaskan penyengat lebah dari kulit dengan cara mengangkatnya dengan kartu yang keras, misalnya kartu kredit atau sejenisnya. Jangan ditarik karena akan membuat racun semakin tersebar.

Segera tempelkan batu es untuk mencegah atau menghilangkan bengkak yang timbul. Sengatan lebah dapat menyebabkan rasa sakit, pembengkakan, kulit berwarna merah, dan gatal.

Sengatan lebah juga dapat menyebabkan anafilaksis, reaksi yang bisa berbahaya dan kadang mengancam nyawa. Jika orang yang disengat lebah ternyata alergi terhadap sengatan, sebaiknya dibawa segera ke dokter untuk menghindari anaphylatic shock.
Ciri-ciri anaphylatic shock adalah tekanan darah menurun dengan drastis, timbul bintik-bintik merah, dan kesulitan bernapas.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
126148 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas