Minggu, 29 Maret 2015
Tribunnews.com

Renyahnya Kerupuk Kulit dan Dorokdok Garut

Senin, 11 Juli 2011 15:21 WIB

Renyahnya Kerupuk Kulit dan Dorokdok Garut
TRIBUN JABAR
Kerupuk kulit khas kuliner di Garut selain dodol.

TRIBUNNEWS.COM - SELAIN dodol, Garut juga terkenal dengan berbagai olahan yang terbuat dari kulit. Salah satunya adalah kerupuk kulit dan dorokdok khas Garut. Kerupuk kulit dan dorokdok adalah makanan tradisional khas Kota Garut yang rasanya tak ada duanya.

Makanan ini berkembang seiring dengan banyaknya penyamakan kulit di kabupaten Garut karena pada proses penyamakan ada bagian dari bahan baku kulit yang dibuang dan tidak diolah.

Kerupuk kulit dan dorokdok sejenis tapi tidak sama. Kerupuk kulit terbuat dari kulit kerbau asli pilihan, diracik dengan rempah-rempah asli Indonesia dan bumbu-bumbu seperti bawang putih, ketumbar, kunir, asam jawa, garam, gula merah, dan lainnya.

Adapun kerupuk dorokdok, atau orang menyebutnya dorokdok saja, terbuat dari kulit sapi pilihan. Proses pembuatannya hampir sama dengan kerupuk kulit.

Kerupuk kulit Garut dan dorokdok sama sekali tanpa bahan pengawet dan diproses sangat higienis. Proses pengerjaannya memakan waktu cukup lama, yaitu lima hari hingga satu minggu.

"Yang paling lama itu adalah proses awalnya, yaitu mengolah kulit mentah, direbus, dan dijemur menjadi kulit kering yang siap digoreng," kata H Hinda Japar, pengusaha toko oleh-oleh Pusaka JS di Jalan Ahmad Yani, Garut Kota, belum lama ini.

Sebagai cemilan, kerupuk kulit dan dorokdok memiliki rasa original dan pedas. Kedua rasa ini sangat cocok untuk menemani Anda di perjalanan atau sebagai pelengkap makan mi bakso.

Halaman12
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas