PT Sari Husada Resmikan Fasilitas Riset dan Pengembangan

Sari Husada resmikan fasilitas Riset dan Pengembangan

PT Sari Husada Resmikan Fasilitas Riset dan Pengembangan
NET
President Director PT Sari Husada Boris Bourdin (kanan) didampingi Scientific Director Asia-Pacific R&D/Danone Baby Nutrition Dr. Jacques G Bindels (kiri) dan Vice President ,R&D Asia-Pacific Danone Baby Nutition Laurent Clement meresmikan ruangan R&D Nutrition Center 18 Juli 2011 di pabrik Sari Husada Yogyakarta.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai bagian dari kelompok usaha Danone, PT. Sari Husada, produsen produk nutrisi ibu dan anak meresmikan fasilitas Riset dan Pengembangan atau Research and Development (R &D) yang telah selesai direnovasi di pabrik Sari Husada Yogyakarta. Fasilitas ini merupakan bagian dari jaringan pusat penelitian internasional Danone yang juga ada di Belanda dan Perancis.

Presiden Direktur Sari Husada Boris Bourdin mengatakan, inisiatif R & D ini untuk mendorong kerjasama riset dengan para ahli kesehatan lokal maupun komunitas ilmiah internasional yang bermanfaat bagi pengembangan produknya.

"Sesuai misi kami, Nutrisi untuk Bangsa, kami akan menggunakan keunggulan tersebut untuk terus membantu peningkatan status gizi serta kesehatan ibu dan anak di Indonesia, hal ni sangat bermanfaat bagi kemajuan inovasi produk - produk Sari Husada " kata Boris Bourdin.

Menurutnya, selama 2 tahun terakhir pihaknya telah bekerjasama dengan universitas ternama di Indonesia diantaranya UI, UGM dan IPB untuk terus meningkatkan inisiatif dan medukung inovasi pengembangan produk yang sesuai bagi konsumen Indonesia.

"Fasilitas R&D yang baru ini dilengkapi dengan alat penelitian bertaraf internasional yang canggih sehingga bisa menjadi tempat pengembangan dan uji prototip produk baru sebelum diluncurkan secara komersial ke pasaran," ujar Boris

Regional Scientific and R&D Director Asia Pasific Region Danone Baby Nutrition, Jacques Bindel menambahkan, ada beberapa riset penting tentang nutrisi yang telah dan sedang dilakukan oleh Sari Husada - Danone Nutrition yang bekerjasama dengan beberapa institusi penelitian, salah satunya Nutriplanet Study yang telah dilakukan sejak tahun 2009.

"Nutriplanet ini merupakan studi pemetaan kondisi nutrisi dan kesehatan ibu dan anak di Indonesia untuk mendapatkan rekomendasi pengembangan produk nutrisi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat" ujar Bindel.

Hasil analisa dalam Nutriplanet menunjukan malnutrisi masih menjadi masalah utama di Indonesia. Kekurangan gizi masih menjadi masalah terbesar sedangkan tren obesitas juga merangkak naik.

"Status kesehatan anak berhubungan erat dengan kondisi kesehatan ibu mereka. Masalah-masalah tersebut tidak hanya terjadi ditingkat bawah tapi juga di kelas menengah dan atas," jelasnya.

Untuk mengembangkan produk susu bermerek SGM Pesinutri Soya, yaitu produk khusus bagi anak yang mengalami inteloransi dan elergi protein susu sapi karena sistem pencernaan yang belum sempurna, Sari Husada juga bermitra dengan Koperasi Anak Mandiri Sejahtera (KAMAS), sebuah koperasi yang didirikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)

Ketua Badan Pengawas KAMAS Sofyan Ismail menegaskan bahwa walau bagaimana pun, ASI tetap menjadi sumber nutrisi paling sempurna dan terbaik bagi bayi, meski tidak semua ibu yang melahirkan bisa memberikan ASI kepada bayi mereka.

"Masalah malnutrisi tidak terlepas dari masalah kemiskinan dan juga kurang pengetahuan. Intinya adalah bagaimana memberikan pendidikan nutrisi yang baik kepada ibu rumah tangga," kata Sofyan.

Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved