Rabu, 1 April 2015
Tribunnews.com

Pernikahan di Taman Disukai Pengantin karena Bisa Keluyuran

Sabtu, 5 Mei 2012 15:53 WIB

Pernikahan di Taman Disukai Pengantin karena Bisa Keluyuran
TRIBUN JAKAR/JEPRIMA
Suasana pernikahan bernuansa di taman terbuka yang ditawarkan Hotel Santika Taman Mini, Jakarta. Dua model memperagakan busana pengantin wanita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Friska Rusmawaty (24) sudah mantap memilih tema pesta pernikahan di ruang terbuka. Ada banyak alasannya mengapa karyawati yang berkantor di bilangan Sudirman ini memilih tema tersebut.

Selain tren, yang kelas pesta pernikahan di ruang terbuka biasanya menyisakan kesan yang mendalam. ”Lagian enggak kaku. Kita yang jadi pengantin bisa keluyuran,” katanya yang enam bulan lagi menyandang status nyonya.

Menggelar pesta pernikahan di ruang terbuka rata-rata banyak dipilih calon pasangan pengantin. Gaya pernikahan ini sifatnya semi formal. Beda sama pernikahan di gedung yang kaku di mana pengantinnya lebih banyak diam di atas panggung.

Sedangkan bila gaya pesta pernikahan di ruang terbuka, pengantin bisa bebas berbaur dengan tamu. Menyapa, bersenda gurau, sampai berfoto bersama di mana saja. Kemeriahan pesta hadir berbarengan dengan suasana akrab yang rileks dan santai.

Konsep pernikahan terbuka inilah yang disodorkan Hotel Santika Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Sales Manager Hotel Santika TMII M Ansar mengungkapkan wedding garden atau pesta pernikahan di ruang terbuka bisa digelar kapanpun, siang atau malam. ”Kami luncurkan Santika Wedding Easy Package yang mulai running Juni mendatang,” katanya, Jumat (4/5/2012).

Santika Wedding Easy Package memberi banyak kemudahan bagi calon mempelai. Mulai dari mempersiapkan kebutuhan pernikahan macam tempat resepsi, dekorasi, jamuan makan, kamar pengantin, entertainment, wedding cake, dokumentasi, mobil pengantin, hingga urusan honeymoon.

Dengan kemudahan itu, sambung Ansar, calon mempelai cukup mendiskusikan konsep pernikahan yang diinginkan. Santika TMII memberikan kesempatan kepada calon mempelai menentukan sendiri kebutuhannya. ”Selebihnya, biar kami yang mewujudkan,” ucapnya.

Halaman12
Editor: Domu D. Ambarita
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas