Jumat, 29 Mei 2015
Tribunnews.com

Jokowi Kecil, Rumah Digusur, Tiga Kali Pindah Kontrakan

Jumat, 21 September 2012 16:58 WIB

Jokowi Kecil, Rumah Digusur, Tiga Kali Pindah Kontrakan
Dokumentasi
Sampul buku "Jokowi Spirit Bantaran Kali Anyar"

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
Tak perlu ragu apakah Joko Widodo (Jokowi) akan serius bekerja hingga demi kebaikan Jakarta. Postur 'kutilang' (kurus tinggi langsing) Gubernur Jakarta terpilih ini sudah jadi bukti kalau Jokowi sampai lupa makan karena larut memikirkan tugas negara.

Mau tahu berat badan Jokowi saat ini?

"Badan saya tinggal ini. Sekarang berat badan saya tinggal 53 kilo, udah kurus, habis karena bekerja terus. Saya memang bekerja, dan bekerjanya di lapangan terus, karena sudah terbiasa begitu. Kalau nanti jadi (Gubernur DKI, - penulis) yang bisa disuruh lebih kerja keras lagi itu si Ahok, berat badannya masih bisa diturunkan," Jokowi bertutur, sebagaimana dikutip buku "Jokowi, Spirit Bantaran Kali Anyaran" terbitan PT Elex Media Komputindo.

Sepenggal kutipan itu diucapkan Jokowi saat menemui relawan dari unsur komunitas perantau di Jakarta, dalam acara yang dilaksanakan di markas Jokowi Center di Jl. Ki Mangun Sarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2012) silam.

Ya, Joko Widodo memang super sibuk. Apalagi sejak awal tahun 2012, tepatnya setelah dia diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan sejumlah partai non-parlemen lainnya, untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta periode 2012-2018.

Pada pemungutan suara putaran pertama 11 Juli 2012, di luar dugaan publik atas dasar ekspose hasil penelitian lembaga survei, Jokowi yang berpasangan dengan mantan Bupati Belitung Timur, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, keluar sebagai peraih suara terbanyak. Selain menyingkirkan empat pasangan calon lainnya yang diusung partai-partai besar, Jokowi-Ahok juga mengungguli calon petahana (incumbent), Fauzi Bowo (Foke) - Nachrowi Ramli (Nara).

Lebih fantastis lagi, di putaran kedua Pilkada Jakarta, 20 September 2012, Jokowi mencetak angka berbalikan dibanding Foke. Jokowi 54 persen lebih, sementara Foke 45 persen lebih versi sebuah Quick Count, alias berselisih lebih tinggi sembilan persen!

Halaman123
Penulis: Domu D. Ambarita
Editor: Agung Budi Santoso
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas