Rabu, 4 Maret 2015
Tribunnews.com

Lubang Candu di Lawang Ombo

Sabtu, 11 Mei 2013 18:50 WIB

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, LASEM - Di lantai bangunan utama komplek "Lawang Ombo," Lasem, Rembang, Jawa Tengah terdapat sebuah lubang berdiamater sekitar 80 sentimeter. Berjarak satu meter dari bibir lubang itu, terdapat genangan air keruh, tidak jelas terlihat berapa dalam lubang tersebut.

Menurut pemilik Lawang Ombo, Soebagio (52), lubang itu konon digunakan untuk menyeludupkan Candu (Papaver Somniverum).

Lawang Ombo adalah komplek bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 6000 meter persegi. Bangunan tersebut di kelilingi oleh pagar setinggi satu setengah meter. Pintu gerbang untuk memasuki kawasan tersebut kata Soebagio dahulunya terbuat dari kayu, dengan ukuran yang lumayan besar. Dari ukuran tersebut lah nama Lawang Ombo yang dalam bahasa Jawa berarti pintu besar itu lahir. Kini pintu tersebut telah diganti dengan pintu besi degan ukuran yang lebih kecil.

Di komplek tersebut terdapat dua bangunan utama. Bangunan yang terletak di bagian depan komplek merupakan bangunan satu lantai bermarna putih kusam dengan arsitektur khas Tiong Hua. Atap bangunan tersebut terdiri dari dua tumpuk, dengan tumpukan paling atas berukurang lebih kecil dari tumpukan di bawahnya. Pada sisi atap itu terdapat semacam pagar kecil.

Di bagian depan bangunan tersebut terdapat teras yang dilindungi oleh atap yang ditopang oleh tiang-tiang kayu. Di teras tersebut terdapat perabotan kayu.

Pintu utama untuk memasuki bangunan itu berukurang lumayan besar, yakni dengan tinggi sekitar 4 meter dengan lebar sekitar 2 meter. Pintu berwarna krem tersebut terbuat dari kayu yang cukup tebal, dengan balok kayu sebagai bingkainya. Di sebelah kiri dan kanan pintu itu terdapat jendela yang ukurannya juga lumayan besar, yakin dengan tinggi sekitar 2 meter dengan lebar sekitar 1 meter, dengan tralis kayu sebagai penutupnya. Di pojok timur bagian muka bangunan itu juga terdapat pintu. Di ruangan yang terletak di balik pintu itu lah terdapat lubang Candu itu.

Halaman123
Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Anita K Wardhani
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas