• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 31 Agustus 2014
Tribunnews.com

Kain Lunggi Kalimantan Barat Jadi Dress nan Edgy

Selasa, 14 Mei 2013 08:01 WIB
Kain Lunggi Kalimantan Barat Jadi Dress nan Edgy
TRIBUN JAKARTA/DANIEL NGANTUNG
Didi Budiardjo mengeksplorasi lunggi yaitu songket khas Sambas, Kalimantan Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berbicara soal kain tradisional, biasanya yang pertama terbesit di benak adalah batik. Anggapan ini tak sepenuhnya benar, karena masih banyak kain Nusantara lainnya yang layak dieksplor.

Inilah yang ingin disampaikan 10 desainer mode anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) dalam parade "Kain Negeri" di Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) 2013, Senin (13/5/2013) malam.

Desainer mode Didi Budiardjo adalah salah satu desainer IPMI yang berkesempatan memamerkan karyanya.
Kali ini desainer yang gemar berpakain serba hitam itu mengeksplorasi lunggi yaitu songket khas Sambas, Kalimantan Barat.

"Biasanya lunggi berwarna emas. Tapi saya ingin sesuatu yang berbeda. Akhirnya saya pesan ke perajin lunggi berwarna silver," kata Didi saat jumpa pers sebelum Parade "Kain Negeri" sebelum pagelaran.

Sama seperti songket kebanyakan, lunggi memiliki tekstur yang mengkilap. Namun lunggi tidak terlalu kaku. Motifnya geometris dengan pengaruh kerajaan Majapahit.

Dari tiga look yang ditampilkan, seluruhnya serba hitam dan kelam. Namun sentuhan mewah tetap terasa berkat warna lunggi yang mengkilap.

Beberapa look yang ditampilkan di antaranya atasan berpeplum yang dipadukan dengan rok flare. Semuanya terbuat dari lunggi.

Ada pula dress yang  hanya memakai lunggi sebagai aksen.

Seluruh look tersebut dipadukan dengan sarung tangan kulit berwarna hitam, chunky necklace emas, heels dengan stocking payet, dan topi atlet equestrian anyaman dengan aksen lunggi. Penampilan pun kian terasa edgy sekaligus unik. .

Bahan lunggi yang dipakai, kata Didi, adalah buatan perajin binaan Cita Tenun Indonesia (CTI).

Penulis: Daniel Ngantung
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Tribun Jakarta
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1781281 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas