Selasa, 23 Desember 2014
Tribunnews.com

Busana Berbahan Batik karya Dian Pelangi Laris Dijual di Belanda

Kamis, 6 Juni 2013 12:37 WIB

Busana Berbahan Batik karya Dian Pelangi Laris Dijual di Belanda
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Perancang busana muslim, Dian Pelangi (kiri depan) berfoto bersama Istri Walikota Samarinda, Puji Setyowati Jaang, Istri Wawali, Sri Lestari, dan Istri Setda, Mardiana Zulfakar serta para model setelah menerima karangan bunga ucapan selamat usai gelaran Fashion Show Moslem Kaltim memeriahkan HUT ke-345 Kota Samarinda di GOR Segiri, Samarinda, Jumat (11/1/2013). TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM - Karya Dian Pelangi mendapat apresiasi dari masyarakat Den Haag, Belanda.

Desainer busana muslim itu berada di Den Haag dalam rangka memenuhi permintaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI untuk menampilkan karyanya di Tong Tong Fair akhir Mei lalu.

Di acara tahunan yang telah diadakan sejak lebih dari 50 tahun silam itu, Dian berpartisipasi sebagai salah satu perancang busana yang memanfaatkan material batik dan selendang asli Indonesia.

Mulanya, Dian hanya mengelar dua peragaan. Namun karena permintaan pengunjung yang antusias terhadap karyanya, perempuan asal Palembang ini pun menggelar paragaan busana tambahan.

"Padahal jadwal di sana cukup padat. Namun panitia mengusahakan semaksimal mungkin agar terselenggara," ujar Dian saat media gathering di butiknya yang terletak di kawasan Kemang, Rabu (5/6/2013).

Di pagelaran tersebut, Dian menampilkan 12 look busana muslim yang telah disesuaikan dengan pemakaian untuk musim dingin.

Misal, ia menggunakan bahan dan lining yang tebal. Long dress juga ia padukan dengan winter coat dan palazzo.

Saking antusiasnya, para pengunjung pun memborong busana rancangan Dian. Dari tiga koper busana yang ia bawa dari Jakarta, dua di antaranya langsung ludes terjual.

Dian sengaja menyisihkan satu koper untuk dijual di kota Hannover, Jerman.

Penulis: Daniel Ngantung
Editor: Agung Budi Santoso

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas