Inspirasi

Hemat dan Untung Bertanam Kangkung di Rumah, Ini Caranya

Bertanam kangkung di rumah bisa menghemat belanja dan dijamin sehat karena tak dijamin tak terjemar polutan.

Hemat dan Untung Bertanam Kangkung di Rumah, Ini Caranya
Istimewa
Kebun kangkung 

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM - Di tengah harga bahan makanan yang terus meninggi, menanam sayuran di pekarangan rumah (home farming) dapat menjadi solusi tersendiri.

Ada banyak jenis sayuran yang bisa Anda tanam di pekarangan. Bila Anda menginginkan hasil yang lebih cepat, kangkung bisa jadi pilihan. Jenis sayur ini hanya membutuhkan waktu tiga minggu untuk panen.

Tak hanya menghemat saja. Anda bisa memanfaatkan hasil panennya sebagai peluang bisnis.

Seperti yang diungkapkan oleh Ida Sofiati, pegiat komunitas Indonesia Berkebun.

Di halaman seluas 25 meter persegi, Anda bisa menaruh 120 polybag tanaman kangkung. Satu polybag cukup memenuhi kebutuhan satu kali masak.

"Taruhlah satu polybag kangkung bisa Anda jual kembali seharga Rp 5.000. Jadi dari 120 polybag, Anda bisa meraup keuntungan Rp 600 ribu," ujar Ida kepada TRIBUNnews.com saat Journalist Camp Thanks to Nature gelaran Teh Kotak di Gunung Pancar, Sentul, Kamis (20/6/2013).

Tertarik? Simak cara menanam kangkung:

- Siapkan media:

Pot berisi tanah, berikut pupuk kendan dan popos. Perbandingan tanah dan pupuk adalah 1:1. Namun jika kondisi tanah buruk (tercemar) perbandingannya 1:2. Dengan pupuk yang berlebih, jumlah bakteri akan lebih banyak sehingga mampu mengikat logam berat pada tanah tercemar.

Halaman
12
Penulis: Daniel Ngantung
Editor: Agung Budi Santoso
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help