Maaf Ya, Tidak Semua Pria yang Doyan Film Porno Itu Kelakuannya Bandel

Sebagian besar responden baik yang doyan mengakses atau menonton film porno justru memiliki pandangan tentang paham feminisme

Maaf Ya, Tidak Semua Pria yang Doyan Film Porno Itu Kelakuannya Bandel
Media Indonesia
Anggota DPR RI diduga kuat menonton film porno melalui smartphone saat Sidang Paripurna DPR RI sedang berlangsung di Gedung DPR, Jumat (8/4/2011)

TRIBUNNEWS.COM – Siapa yang nggak suka nonton film porno? Meski hampir kebanyakan cowok suka, bukan berarti semua cowok yang suka nonton bokep punya kepribadian yang buruk atau orang-orang sering menyebutnya bandel.

Menurut istilah, bandel berarti melawan kata atau nasihat orang; tidak mau menurut atau mendengar kata-kata orang; kepalanya batu.

Padahal menurut sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Sex Research, tidak semua cowok yang suka menonton film porno berkelakukan bandel.

Hasil riset ini diungkapkan para peneliti setelah mereka melakukan penelitian terhadap 10.946 cowok di Amerika.

Katanya, sebagian besar responden baik yang doyan mengakses atau menonton film porno justru memiliki pandangan tentang paham feminisme sehingga mereka nggak melulu berpikir untuk menjadikan cewek sebagai pemuas seks belaka.

"Penikmat pornografi punya sikap egaliter (bersifat sama; sederajat) terhadap perempuan dalam posisi kekuasaan dan kesetaraan gender," tulis peneliti dalam studi tersebut

Bahkan, penelitian tersebut juga menyebutkan manfaat yang akan didapatkan seseorang dari menonton film porno.

Misalnya, membantu orang dewasa untuk bisa lebih dekat dengan pasangannya. Beberapa lain juga menyebutkan, menonton film bokep bisa memberikan efek menyenangkan.

Namun, yang namanya efek menyenangkan atau memuaskan itu bentuknya hanya sementara. Jika sumber kepuasan hanya mengandalkan dari menonton film begituan saja, maka kesenangan seseorang akan dianggap bergantung pada satu tujuan, dengan kata lain ketagihan. Kalau sudah begitu, namanya kecanduan.

Efeknya, pasti berbeda antara pernah menonton dengan rutin menonton.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Hai-online.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help