Makanan Praktis

Jurus Jitu Sajikan Makanan Praktis Bagi Ibu Pekerja yang Supersibuk

Agar keluarga tetap bisa menikmati hidangan sederhana, sehat tapi tak perlu repot, ibu-ibu perlu kecerdikan dalam mengolah makanannya.

BizzInsight
Jurus Jitu Sajikan Makanan Praktis Bagi Ibu Pekerja yang Supersibuk
Getty Images
Ilustrasi para ibu yang bekerja namun harus menyiapkan santap sahur bagi keluarga mereka. 

TRIBUNNEWS.COM – Saat bulan puasa, bagi para ibu-ibu, khususnya bagi mereka yang bekerja, makanan yang praktis tapi tak ala kadarnya sangat penting demi penghematan waktu dan tenaga.

Agar keluarga tetap bisa menikmati hidangan sederhana, sehat tapi tak perlu repot, ibu-ibu perlu kecerdikan dalam mengolah makanannya.

Sebagai solusi, banyak ibu pekerja yang akhirnya beralih membeli makanan di restoran maupun warung makanan agar lebih praktis.

Sayangnya, kebersihan dan nilai gizi dari makanan tersebut tidak bisa dipastikan. Apalagi jika dilakukan selama bulan Ramadan, tentu biaya pengeluaran semakin membengkak jika terus membeli makanan dari restoran.

Tapi untungnya, sekarang ini, hal tersebut dapat teratasi dengan memberdayakan teknologi sterilisasi guna mempertahankan kualitas makanan.

Menurut situs foodafactoflife.org.uk, proses sterilisasi dilakukan pada suhu 100 derajat celcius sehingga dapat menghancurkan hampir semua mikroorganisme yang ada di dalam makanan.

Makanan yang disterilisasi disimpan dalam wadah kedap udara baik sebelum atau sesudah proses pemanasan. Wadah yang digunakan pun sudah disterilkan sehingga sangat aman untuk digunakan.

Proses pengolahan makanan yang disterilisasi juga cukup mudah. Sebelum santap sahur para Ibu hanya perlu mengelolanya melalui tiga cara.

Pertama, direndam dalam air mendidih. Makanan sterilisasi yang berada di dalam wadah dan masih dalam keadaan tertutup bisa dihangatkan ke dalam air mendidih selama 3-5 menit.

Kedua, para ibu bisa menghangatkannya dengan cara menuangkan makanan yang telah disterilisasi ke dalam panci atau wajan dan memasaknya di atas kompor selama 2-3 menit.

Atau, menggunakan cara ketiga, yaitu dengan menuangkan makanan yang telah disterilisasi ke dalam mangkuk atau piring, kemudian memasukkannya ke dalam microwave selama 1-2 menit.

Bagi para ibu yang berminat terhadap makanan sterilisasi ini, tak perlu khawatir karena kini Indofood melalui produk Chef Cuisine telah mengeluarkan varian makanan yang menggunakan teknologi sterilisasi.

Rendang sapi
Rendang sapi mampu mengugah selera ketika santap sahur.

Tersedia dalam beragam jenis makanan, Chef Cuisine cocok disantap untuk sahur dan berbuka.

Misalnya varian rendang sapi yang mampu mengugah selera ketika santap sahur. Terasa seperti masakan rendang rumahan, varian ini tak hanya terdiri dari daging sapi pilihan, tetapi juga kentang yang membuat tekstur rendang menjadi lebih kaya dan istimewa.

Semua itu semakin lengkap karena rendang ini diciptakan dari bumbu-bumbu terbaik sehingga membuat santap sahur semakin berselera.

Ada juga varian opor ayam, yang cocok disantap saat berbuka puasa, terutama mereka pecinta masakan olahan ayam.

Sama seperti rendang, varian ini juga mengandung kentang di dalamnya. Kombinasi aroma yang menggoda, bumbu rempah-rempah, dan daging ayam serta kentang yang empuk, membuat varian ini terasa seperti memakan opor ayam buatan sendiri.

Selain varian rendang sapi dan opor ayam, tersedia juga varian semur daging sapi dan kari ayam. Semua varian produk tersebut dapat diperoleh secara mudah di mini market terdekat.

Chef Cuisine
Chef Cuisine terdiri dari 4 varian menu khas Indonesia, yaitu Rendang Daging Sapi, Opor Ayam, Semur Daging Sapi, dan Kari Ayam.

Tidak hanya menawarkan kepraktisan, hadirnya makanan sterilisasi juga menjamin keamanan makanan yang disantap saat Ramadan, namun tetap memudahkan para ibu yang bekerja dalam menyiapkan makanan sehat dan bergizi bagi keluarganya.

Penulis: Firda Fitri Yanda

Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help