Prostitusi Artis

Demi Materi atau Kebutuhan Seksual Alasan Jalani Prostitusi? Ini Penjelasan Psikolog

Sebenarnya, apa faktor yang menyebabkan seseorang menyewakan tubuhnya? Apakah hanya materi? Atau juga karena kebutuhan seksual?

Demi Materi atau Kebutuhan Seksual Alasan Jalani Prostitusi? Ini Penjelasan Psikolog
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Salah seorang tersangka prostitusi artis dan model digelandang menuju ruang penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa (8/1/2019). 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Prostitusi daring yang melibatkan Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila sampai saat ini masih ramai diperbincangkan.

Sebenarnya, apa faktor yang menyebabkan seseorang menyewakan tubuhnya? Apakah hanya materi? Atau juga karena kebutuhan seksual?

Dr Achmad Chusairi MA, dosen psikologi sosial Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menanggapi hal tersebut.

Baca: Hadiri Dzikir dan Doa Cinta, Putra Ustaz Arifin Ilham: Abi Tauladan Keluarga dan Umat

Achmad Chusairi mengatakan, faktor utama seseorang menyewakan tubuhnya ialah karena faktor ekonomi.

"Menjual jasa layanan seksual, berarti ia membutuhkan materi. Prostitusi kan jual beli jasa pelayanan seksual," tuturnya Jumat (11/1/2019).

Baca: Ramai Luhut Diminta Cium Kaki Fahri Hamzah, Sudjiwo Tedjo Ungkit Janji Amien Rais Saat Pilpres 2014

Apabila kegiatan seksual tersebut dilandasi faktor non materi misalnya faktor kebutuhan seks, lanjut Achmad Chusairi, seseorang seharusnya tidak memerlukan bayaran.
Menanggapi aktris yang terseret prostitusi daring, Achmad Chusairi ungkap bahwa kebutuhan materi masing-masing orang berbeda, bersifat subjektif.

"Kalau kita lihat aktris ini, dia butuh materi. Alasannya ya berbagai macam. Yang jelas dia butuh uangnya. Bisa jadi gaya hidup atau punya persoalan pribadi," jelasnya.

Baca: Kubu Prabowo Subianto Ancam Mundur dari Pilpres 2019, Djoko Santoso: Masak Orang Gila Suruh Nyoblos

"Kebutuhan tidak bisa digeneralisir. Tidak bisa dikatakan kalau sudah kaya tidak butuh uang. Uang itu subjektif," lanjut Achmad Chusairi.

Artikel telah dipublikasikan di Tribun Jatim

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved